IHSG Diprediksi Menguat oleh Sentimen Data Inflasi dan Keuangan Emiten

IHSG berpotensi menguat hari ini, ditopang sentimen data inflasi dan laporan keuangan emiten kuartal ketiga 2022.
 Zahwa Madjid
1 November 2022, 06:54
IHSG
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Memasuki bulan kesebelas tahun 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (1/11) hari ini. Analis saham memperkirakan indeks akan bergerak pada rentang 6.954 - 7.172. 

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, Wiliam Surya menilai, rilis data perekonomian berupa inflasi yang diperkirakan akan berada dalam kondisi stabil, tentunya dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG hari ini. Tak hanya itu, laporan kinerja emiten pada kuartal ketiga yang masih berlangsung juga akan memberi sentimen positif.

William merekomendasikan saham-saham berikut untuk perhatikan investor hari ini:

  • PT Unilever Indonesia (UNVR)
  • PT Indofood Sukses Makmur (INDF)
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)
  • PT Alam Sutera Realty (ASRI)
  • PT Pakuwon Jati  (PWON)
  • PT Ciputra Development (CTRA)
  • PT Bumi Serpong Damai  (BSDE)
  • PT Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)
  • PT Gudang Garam (GGRM)

Sementara itu, Ivan Rosanova, Analis BinaRtha Sekuritas memprediksi, level support IHSG berada di 7.000, 6.930 dan 6.900, dan level resistennya di 7.137, 7.200 dan 7.242.

Advertisement

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sedangkan, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk beli berorientasi dagang atau trading buy hari ini, Selasa (1/11) Ivan menyarankan beberapa saham antara lain:

  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) pada rentang harga 3.900 hingga 3.980 dengan target arga terdekat di 4.100.
  • PT Astra International Tbk (ASII) pada rentang harga 6.450 hingga 6.500 dengan target harga terdekat di 6.750.
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan rentang harga 810 hingga 820 dengan target harga terdekat di 870.

Adapun saham untuk ambil untung atau take profit, ivan menyarankan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) sebagian di level 9.600 sebagai target harga terdekat dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) sebagian pada level 8.050 sebagai target harga terdekat.

Reporter: Zahwa Madjid
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait