Prediksi Ekonom Soal Harga Emas Dunia Tembus Ratusan Juta Rupiah di 2030

Izzul Millati
26 Januari 2026, 09:13
harga emas dunia
unsplash.com
harga emas dunia
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Harga emas dunia diperkirakan kembali mencetak sejarah dalam beberapa tahun ke depan. Sejumlah ekonom memproyeksikan harga emas dunia berpotensi menembus level tertinggi sepanjang masa hingga 2030, seiring dengan perubahan besar dalam tatanan ekonomi global. Emas semakin menguat posisinya sebagai instrumen lindung nilai di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Pergerakan harga emas dunia pada awal 2026 menjadi sinyal kuat atas tren tersebut. Berdasarkan data Reuters, harga emas dunia pada perdagangan Jumat (23/1) pukul 05.36 GMT tercatat menguat 0,4% ke level US$ 4.957,10 per troy ounce. Secara intraday, harga emas dunia bahkan sempat menyentuh US$ 4.966,59 per troy ounce, menandai rekor tertinggi baru sepanjang sejarah.

Kenaikan ini memperpanjang tren penguatan emas yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Ketidakpastian arah pertumbuhan ekonomi global, tensi geopolitik yang berkepanjangan, serta perubahan kebijakan moneter global dinilai menjadi faktor utama yang menopang pergerakan harga emas dunia.

Harga Emas Dunia Bisa Tembus US$ 10 Ribu di 2030

website penghasil dollar
harga emas tembus ribuan dollar (unsplash.com)

 

Praktisi Pasar Modal sekaligus Co-Founder PasarDana, Hans Kwee, menilai reli kenaikan harga emas dunia masih jauh dari kata selesai. Ia memproyeksikan harga emas dunia berpotensi mencapai US$ 10.000 per troy ounce pada 2030. Dengan asumsi nilai tukar Rp 16.838 per dolar AS, level tersebut setara sekitar Rp 168,38 juta per troy ounce.

Hans Kwee menilai lonjakan tersebut mencerminkan pergeseran besar dalam struktur ekonomi global. Ia memperkirakan harga emas dunia masih memiliki ruang kenaikan yang signifikan dalam empat tahun ke depan, bahkan berpotensi meningkat hingga dua kali lipat dari level saat ini.  Dalam jangka lebih dekat, harga emas dunia pada 2026 ditargetkan berada di kisaran US$ 5.400 per troy ounce

Optimisme terhadap prospek harga emas dunia juga sejalan dengan proyeksi sejumlah lembaga keuangan global. Bank of America, Goldman Sachs, dan Deutsche Bank memperkirakan harga emas masih berpeluang naik hingga 20% dalam waktu dekat. 

Penyebab Harga Emas Dunia Semakin Melambung Tinggi

Menurut Hans Kwee, kenaikan harga emas dunia saat ini didorong oleh faktor yang lebih fundamental dibandingkan sekadar ketegangan geopolitik. 

  1. Dunia dinilai tengah memasuki fase dedolarisasi, di mana bank sentral berbagai negara mulai mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dan beralih menumpuk emas sebagai cadangan devisa.
  2. Perubahan ini semakin terasa setelah konflik Ukraina-Rusia. Pembekuan aset dolar Rusia menjadi momentum penting yang mendorong banyak negara menyadari risiko menyimpan cadangan devisa dalam satu mata uang. Kondisi tersebut memicu peningkatan permintaan emas oleh bank sentral sebagai aset yang dinilai lebih aman.
  3. Selain itu, kembalinya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat turut meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi perang. Kebijakan perdagangan yang berisiko merugikan banyak negara membuat sebagian pihak memilih mengurangi kepemilikan aset berbasis dolar AS dan beralih ke emas. 

Pasar Emas Dalam Negeri Ikut Terdampak

Kenaikan harga emas dunia juga berdampak langsung terhadap pasar emas dalam negeri. Harga emas batangan di dalam negeri kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. 

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam 24 karat pada Jumat (23/1) melonjak Rp 90.000 menjadi Rp 2.880.000 per gram. Harga emas ukuran 0,5 gram tercatat sebesar Rp 1.490.000, sementara emas batangan 10 gram diperdagangkan di level Rp 28.295.000. Untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, harga emas mencapai Rp 2.820.600.000.

Lonjakan harga emas di dalam negeri sejalan dengan penguatan harga emas dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Melihat berbagai indikator tersebut, prospek harga emas dunia hingga 2030 dinilai masih solid. Proyeksi harga emas dunia yang berpotensi menembus ratusan juta rupiah per troy ounce mencerminkan ekspektasi pasar terhadap berlanjutnya ketidakpastian global dan perubahan sistem keuangan internasional.

Dalam jangka panjang, emas diperkirakan tetap menjadi aset strategis dalam menjaga nilai kekayaan dan diversifikasi portofolio. Selama risiko geopolitik, tekanan inflasi, dan proses dedolarisasi masih berlangsung, harga emas dunia berpotensi terus mencatatkan rekor tertinggi baru hingga akhir dekade ini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan