Struktur Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen TLKM yang Dikeluarkan BEI

Anggi Mardiana
11 Maret 2026, 17:50
Struktur Kepemilikan Saham Diatas 1 Persen TLKM yang Dikeluarkan BEI
Investor Daily
Struktur kepemilikan saham diatas 1% TLKM
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bagaimana struktur kepemilikan saham diatas 1 persen TLKM atau PT Telkom Indonesia Tbk? Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi mulai mempublikasikan data kepemilikan saham perusahaan yang tercatat melebihi 1% kepada masyarakat.

Kebijakan ini mengikuti terbitnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Dewan Komisioner Nomor 1/KDK.04/2026. Informasi tersebut, akan disediakan oleh KSEI dan dipublikasikan setiap bulan melalui situs resmi BEI sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi di pasar modal.

OJK Menetapkan BEI dan KSEI sebagai Penyedia Data Kepemilikan Saham Perusahaan

OJK menetapkan BEI dan KSEI sebagai pihak yang bertugas menyediakan data kepemilikan saham perusahaan terbuka kepada publik. Dengan adanya kebijakan ini, investor dan para pemangku kepentingan dapat mengakses informasi mengenai struktur kepemilikan saham emiten secara lebih teratur dan sistematis.

BEI dan KSEI juga menegaskan bahwa data tersebut akan disajikan secara terstruktur agar memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai komposisi pemegang saham yang memiliki porsi di atas 1%. Publikasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi terkait kepemilikan saham perusahaan yang tercatat di BEI.

Dengan publikasi rutin data kepemilikan saham di atas 1%, investor diharapkan memperoleh referensi yang lebih akurasi untuk pengambilan keputusan investasi. Kebijakan ini juga bertujuan memperkokoh kepercayaan, integritas, dan kredibilitas pasar modal domestik.

Struktur Kepemilikan Saham Diatas 1 Persen TLKM

Struktur kepemilikan saham diatas 1% TLKM
Struktur kepemilikan saham diatas 1% TLKM (Stockbit Snips)

Informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1% dapat diakses secara mudah melalui situs resmi BEI pada menu Berita dan Pengumuman. Berikut struktur kepemilikan saham diatas 1% TLKM:

NoInvestor NameDomisiliTotal Holding SharesShares
1PT Danantara Asset Management IndonesiaIndonesia51,086,330,02451.57
2The Bank of New York MellonUnited States2,526,788,5802.55
3DJS Ketenagakerjaan Program Jaminan Hari TuaIndonesia2,379,601,3002.40
4The Bank of New York Mellon DRUnited States2,280,215,8002.30
5Employees Provident Fund BoardMalaysia1,816,692,8991.83
6Government of SingaporeSingapore1,034,561,1621.04

Untuk Apa Mengetahui Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen?

Mengetahui siapa saja pemegang saham di atas 1% penting bagi investor karena pemegang saham besar biasanya memiliki pengaruh signifikan terhadap arah kebijakan perusahaan. Berikut alasan pentingnya:

1. Pengaruh Terhadap Kebijakan Perusahaan

Pemegang saham lebih dari 1% memiliki peran penting dalam menentukan keputusan strategis, seperti dividen atau aksi korporasi. Informasi ini membantu investor memahami bagaimana perubahan kepemilikan dapat memengaruhi arah kebijakan perusahaan, contohnya kuasi reorganisasi PT Bumi Resources Tbk yang melibatkan Mach Energy (Singapore) Pte. Ltd.

2. Informasi Free Float dan Likuiditas

Mengetahui pemegang saham besar membantu menghitung free float secara akurat, menilai likuiditas saham, dan memahami potensi pergerakan pasar. Contohnya, PT Bank Central Asia Tbk memiliki free float 45%, sementara sisanya dikuasai pengendali, memberi gambaran jelas mengenai distribusi saham dan peluang perdagangan publik.

3. Deteksi Manipulasi Pasar

Transparansi kepemilikan saham utama memungkinkan investor dan regulator mengidentifikasi transaksi mencurigakan lebih awal. Kasus IPO PT Sriwahana Adityakarta Tbk menunjukkan pentingnya data pemegang saham besar untuk mendeteksi potensi manipulasi harga.

Struktur kepemilikan saham diatas 1% TLKM memberikan gambaran transparan mengenai siapa saja pemegang saham utama di PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Data ini memungkinkan investor dan pemangku kepentingan memahami distribusi kepemilikan saham yang signifikan, mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih tepat, serta meningkatkan kepercayaan terhadap integritas dan kredibilitas pasar modal Indonesia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan