Tambahan Kasus Covid-19 di Bawah 900, 18 Provinsi Catatkan 0 Kematian

Jumlah kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan hari ini sebanyak 39 jiwa, atau terendah sejak 28 Juni tahun lalu.
Image title
10 Oktober 2021, 18:00
Covid-19, pandemi, gerakan 3m
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa.
Personil Brimobda Polda Aceh bersama pengelola pasar tradisional Al-Mahirah Lamdingin menyosialisasikan pemakaian masker dan mengajak para pedagang untuk vaksin COVID-19 di Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/9/2021)

Perkembangan penanganan kasus Covid-19 terus menunjukan hasil yang positif. Indonesia melaporkan tambahan kasus sebanyak 894, pada Minggu (10/10), atau terendah sejak 21 Juni tahun 2020 yakni 862 kasus.

Tambahan kasus sebanyak 894 ini menjadi catatan tersendiri karena untuk pertama kalinya, Indonesia melaporkan kasus di bawah 900 per hari pada tahun 2021.

Sepanjang tahun ini, Indonesia hanya mencatatkan tambahan kasus di bawah 1.000 dua kali yakni pada  4 Oktober (922 kasus) dan hari ini, Minggu (10/10).

Pada Minggu (10/10) juga hanya ada dua provinsi yang melaporkan tambahan kasus di atas 100 yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur.

DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus terbanyak pada hari ini dengan jumlah mencapai 140. Disusul kemudian dengan Jawa Timur (128), Jawa tengah (83), serta Jawa Barat (63).

Meningkatnya kasus di DKI Jakarta menjadi catatan negatif mengingat kasus di provinsi tersebut sempat menurun tajam di akhir Agustus.

Kenaikan kasus di Jakarta juga menjadi anomali mengingat provinsi lain dalam tahap tren penurunan signifikan.

Tambahan kasus di Jakarta pada hari ini mengalami kenaikan 40% dibandingkan pada Sabtu (9/10) yakni 100 kasus. Sejak bulan September, Jakarta hanya mencatatkan satu kali tambahan kasus di bawah 100, yakni pada 5 Oktober (72).

Kasus di Jawa Timur juga naik 9% dibandingkan pada hari Sabtu (9/10) yang tercatat 117. 

Perbaikan signifikan ditunjukan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Kedua provinsi melaporkan tambahan kasus di bawah 100.

Padahal, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Jawa Barat dan Jawa Timur merupakan provinsi dengan sumbangan kasus sangat signifikan. 

Pada empat hari terakhir, tambahan kasus di kedua provinsi tersebut masih berada di atas 100.

Tambahan kasus sebanyakk 894 diperoleh dengan melakukan pemeriksaan terhadap 144.670 orang.

Dengan demikian rasio positif pada Minggu (10/10) tercatat 0,62% atau yang terendah sejak pandemi Covid-19. 

Rasio positif menjadi 1,75% jika menghitung NAAT (RT-PCR dan TCM) sedangkan angka tersebut menjadi 0,18% dengan menghitung tes antigen.

Dengan tambahan kasus pada hari ini, maka secara total Indonesia sudah melaporkan adanya kasus Covid-19 sebanyak 4.227.932 sejak Maret tahun lalu.

Kasus sembuh yang dilaporkan pada Minggu (10/10)mencapai 1.584 sehingga total kasus sembuh mencapai 4.060.851.

 Sementara itu, kasus kematian yang dilaporkan pada hari ini adalah sebanyak 39 jiwa. Angka ini menjadi yang terendah sejak 28 Juni tahun lalu yakni 34 jiwa. Dengan demikian, kasus kematian di Indonesia sejak pandemi tercatat 142.651 jiwa.

Pada Minggu (10/10), kasus kematian terbanyak datang dari Aceh yakni enam jiwa. Disusul kemudian dengan Jawa Tengah (5), DKI Jakarta dan Kalimantan Timur dengan kasus kematian masing-masing empat jiwa.

Satu catatan positif  pada Minggu (10/10), hanya 16 provinsi yang menyumbang angka kematian. Artinya, ada 18 provinsi atau lebih dari setengah provinsi di Indonesia yang tidak melaporkan kasus kematian.

Ke-18 provinsi tersebut di antaranya Banten, Sumatera Utara, Lampung, Bengkulu, Jambi, Kepuluan Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah,  dan Kalimantan Selatan.

Provinsi lainnya adalah Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat,Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. 

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait