Penawaran di Lelang SUN Kedua Tembus Rp 84 Triliun, Tenor Pendek Laris

Dari total penawaran yang masuk, utang yang diserap pemerintah sebesar Rp 25 triliun.
Image title
Oleh Abdul Azis Said
19 Januari 2022, 08:25
lelang SUN, utang, surat utang, utang pemerintah
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Ilustrasi rupiah

Pemerintah kembali menggelar lelang untuk Surat Utang Negara (SUN) yang kedua kalinya tahun ini pada Selasa (18/1). Lelang  melepas tujuh seri SUN dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp 84,8 triliun, lebih tinggi dari lelang SUN sebelumnya Rp 77,5 triliun.

"Total nominal yang dimenangkan dari tujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 25 triliun," tulis dalam keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dikutip Rabu (19/1).

Adapun SUN yang dilepas pada perdagangan kemarin terdiri atas dua seru Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan lima seri fixed rate (FR).

Dari tujuh seri tersebut, penawaran tertinggi masuk untuk seri SPN03220420 sebesar Rp 16,45 triliun. Namun, nominal yang dimenangkan hanya Rp 1 triliun.

Advertisement

Seri SPN12230105 dengan total penawaran Rp 16,41 triliun dan yang dimenangkan sebesar Rp 2 triliun.

 Untuk seri FR, penawaran tertinggi masuk untuk seri FR0092 dengan penawaran Rp 15,18 triliun dan dimenangkan Rp 8,75 triliun.

Penawaran untuk seri FR0090 sebesar Rp 14,93 triliun dan yang dimenangkan RP 3,8 triliun.

FR0091 dengan penawaran Rp 14,67 triliun dan dimenangkan Rp 6,05 triliun.

FR0093 dengan total penawaran RP 6,39 triliun dan dimenangkan sebesar Rp 2,8 triliun, serta penawaran ke seri FR0089 sebesar Rp 789 miliar dan dimenangkan sebesar Rp 600 miliar.

Tingkat yield rata-rata tertimbangan yang dimenangkan juga bervariasi mengikuti tenornya.

Tenor pendek pada seri SPN03220420 memiliki yield rata-rata dimenangkan 2,62% dan SPN12230105 dengan yield 2,92%.

Sementara untuk seri FR antara lain, FR0090 sebesar 5,16%, seri FR0091 sebesar 6,38%, seri FR0093 sebesar Rp 6,40%, seri FR0092 sebesar 6,94% dan seri FR0089 sebesar 6,88%.

 Lebih lanjut, untuk SUN seri SPN03220420 merupakan penawaran baru alias new issuance dengan penawaran kupon diskonto dan tanggal jatuh tempo 20 April 2022.

Sementara seri SPN12230105 merupakan penawaran ulang atau reopening dengan kupon diskonto dan jatuh tempo 5 Januari 2023.

Untuk semua seri FR merupakan penawaran reopening. Adapun rincian tingkat bunga dan tanggal jatuh tempo pada seri tersebut berbeda-beda antara lain,

  • FR0090, kupon 5,13% dengan tanggal jatuh tempo 15 April 2027
  • FR0091, kupon 6,38% dengan tanggal jatuh tempo 15 April 2032
  • FR0093, kupon 6,38% dengan tanggal jatuh tempo 15 Juli 2037
  • FR0092, kupon 7,13% dengan tanggal jatuh tempo 15 Juni 2042 
  • FR0089, kupon 6,88% dengan tanggal jatuh tempo 15 Agustus 2051

     Selanjutnya, Kementerian Keuangan akan kembali menggelar lelang surat utang seri Surat Berharga Negara Syariah (SBSN) alias sukuk pada Selasa, 25 Januari.

    Lelang akan menjual ulang enam seri sukuk, masing-masing satu seri SPNS dan lima seri project based sukuk (PBS).

Lelang pekan depan merupakan lelang sukuk kedua setelah digelar pekan lalu.

Adapun dari penjualan enam seri sukuk tersebut pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp 11 triliun, sama dengan hasil penjualan sukuk sebelumnya.

Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait