Uighur Jadi Target Peretasan, Manfaatkan Kelemahan Iphone

Apple membantah temuan Google bahwa peretasan bersifat massal terhadap pengguna iPhone di komunitas tersebut.
Martha Ruth Thertina
Oleh Martha Ruth Thertina
7 September 2019, 14:01
Iphone Uighur, Apple, Google, peretasan Uighur
Arief Kamaludin|KATADATA

Pekan lalu, tim riset dari Google Project Zero mengungkapkan lima kelemahan pada sistem keamanan Apple telah menyebabkan terjadinya peretasan terhadap pengguna iPhones di suatu komunitas selama dua tahun. Beberapa kantor berita termasuk CNN dan TechCrunch melaporkan komunitas yang dimaksud yakni Uighur Tiongkok.

Apple Inc mengonfirmasi telah terjadi serangan. Namun, Apple menyatakan bahwa serangan menyasar kurang dari 12 situs yang memiliki konten terkait komunitas Uighur, bukan seperti laporan Google bahwa serangan bersifat massal terhadap pengguna iPhone di komunitas tersebut. Hal itu diungkapkan Apple melalui pernyataan pers, seperti dikutip Reuters, Jumat (6/9).

(Baca: Apple Tutup iTunes, Siapkan 3 Aplikasi Pengganti)

Apple menyatakan sudah memperbaiki masalah tersebut pada Februari lalu, 10 hari setelah mendapat notifikasi dari Google. Apple menyatakan serangan terhadap sejumlah situs tersebut hanya berlangsung selama dua bulan, bukan dua tahun seperti disampaikan periset Google.

Publikasi tim riset Google -- yang disampaikan enam bulan setelah perbaikan iOS -- dianggap telah membentuk impresi yang salah bahwa telah terjadi eksploitasi massal untuk memonitor aktivitas privat seluruh populasi secara real time. Ini menimbulkan ketakutan di antara seluruh pengguna iPhone bahwa perangkat mereka telah disituasikan. Padahal, “Bukan ini yang terjadi,” kata Apple.

(Baca: Laba Huawei Naik Meski Kena Sanksi AS, Samsung dan Apple Justru Turun)

Di sisi lain, Google menyatakan perusahaan tetap berpijak pada hasil risetnya. Pihaknya akan terus bekerja sama dengan Apple dan perusahaan lainnya untuk menemukan dan memperbaiki kelemahan dalam sistem keamanan. “Project Zero mempublikasikan riset teknis yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mengenai kelemahan sistem keamanan, yang bertujuan agar tercipta strategi pertahanan yang lebih baik,” demikian pernyataan tertulis Google, seperti dikutip Reuters.   

Google Project Zero merupakan tim riset yang dibiayai Google untuk fokus dalam menemukan kelemahan serius pada sistem keamanan dari berbagai perangkat lunak dan perangkat keras yang dkeluarkan berbagai perusahaan, tak hanya Apple. Tahun lalu, Google Project Zero memegang peran penting dalam penemuan kelemahan keamanan pada chip yang dibuat Intel Corp.

Video Pilihan

Artikel Terkait