Pamor Mandalika di Pentas Balap Dunia Show
ANTARAFOTO/Andika Wahyu
Image title
Oleh Antara
15 Januari 2022, 07:30

[Foto] Pamor Sirkuit Mandalika di Pentas Balap Dunia

Setelah menunggu 24 tahun, balap motor kelas dunia World Superbike (WSBK) akhirnya kembali ke Indonesia. Terakhir kali WSBK berlangsung di Tanah Air pada 12 Oktober 1997 di Sirkuit Sentul, Bogor. Waktu itu John Koncinski menjuarai balapan pertama. Balapan kedua dimenangi Carl Fogarty.

Akhirnya, pada 12-14 November 2021, balapan WSBK kembali ke aspal sirkuit di Indonesia, yakni di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Balapan kali ini menjadi spesial. Tak hanya menandai kembalinya ajang bergengsi kelas dunia itu ke Indonesia, juga menjadi seri ke-13 alias seri penutup kalender balapan 2021 yang menentukan gelar Juara Dunia WSBK 2021.

Pembalap Kawasaki Jonathan Rea dan pembalap Yamaha Toprak Razgatlıoğlu bersaing ketat. Mereka hanya terpaut 30 poin. Setelah balapan pertama (race 1), Toprak, yang meski finis kedua di belakang Jonathan Rea, berhasil mengunci gelar Juara Dunia WSBK 2021.

Toprak menjadi pembalap Turki pertama yang menggondol gelar tersebut. Ia berhasil mengalahkan Rea sang juara bertahan, yang menjadi juara dunia selama enam tahun berturut-turut sejak 2015.

Sirkuit Mandalika tak hanya menyajikan keseruan balapan WSBK. Adu cepat kelas lain seperti Supersport World Championship yang berada satu kelas di bawah WSBK dan Idemitsu Asian Talent Cup -kawah candradimuka pembalap masa depan- menjadi pelengkap menu balapan di sirkuit dengan panjang 4,31 kilometer dengan 17 tikungan itu.

Sejumlah pembalap dunia sangat terkesan dengan sirkuit baru itu. Pembalap Kawasaki Jonathan Rea memuji layout sirkuit dan lokasinya yang dekat pantai dan memiliki sunset indah. Sementara itu pembalap Ducati Scott Redding menyukai cengkeraman (grip) aspal sirkuit Mandalika meski dalam kondisi hujan. Sirkuit Mandalika menggunakan teknologi aspal paling maju saat ini yakni Stone Mastic Asphalt (SMA).

Direktur Indonesia Tourism Development Corporation Nugdha Achadie mengatakan, kegiatan balap kelas dunia tersebut bisa memperkuat brand image The Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas dengan konsep sport tourism destination. Bappeda Provinsi NTB memperkirakan, saat beroperasi penuh pada 2025, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, termasuk sirkuit, bisa menarik dua juta wisatawan mancanegara per tahun.

Foto dan Teks : Andika Wahyu

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.