Jakarta Recycle Center Gandeng Chandra Asri Mendaur Ulang Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta berinisiatif mendaur ulang sampah dari rumah tangga melalui program Jakarta Recycle Center (JRC).
Image title
22 Oktober 2020, 20:19
Tampak rumah panggung di Kampung Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, (3/9).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA

Jakarta- Jumlah sampah di Jakarta yang dihasilkan per hari mencapai 7.700 ton pada 2019. Setiap harinya juga ada 250 ton sampah yang diangkut dari badan air.

Guna menangani permasalahan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta berinisiatif mendaur ulang sampah dari rumah tangga melalui program Jakarta Recycle Center (JRC). Program tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

Hingga saat ini, program yang diadaptasi dari Kota Osaki, Jepang telah melibatkan sekitar 1.000 Kepala Keluarga di lokasi komplek Bukit Mas, Ozone, dan Taman Alfa Indah. Pelaksanaan program JRC dibagi menjadi tiga tahap dan ditargetkan akan menjangkau 250.000 warga di Pesanggrahan pada tahun 2023 mendatang.

Jakarta Recycle Center

Selain bekerja sama dengan Pemerintah Kota Osaki, DLH Jakarta juga menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dalam penyediaan kantong sampah. “Kami berharap dengan partisipasi dari Chandra Asri dapat membantu meningkatkan kualitas pemilahan sampah dari masyarakat, sehingga semakin banyak sampah yang dapat dikelola,” ujar Kepala DLH, Andono Warih dalam acara penyerahan bantuan kantong sampah plastik melalui Zoom di Jakarta, Kamis (15/10).

Dalam program tersebut, Chandra Asri berkontribusi dalam menyediakan 36 ribu kantong sampah dari daur ulang plastik. Direktur Chandra Asri, Suryandi mengungkapkan bahwa penyediaan kantong sampah tersebut merupakan tanggung jawab produsen dalam membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah.

“Upaya ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) serta dapat menghasilkan sumber daya baru dengan nilai tambah,” kata Suryandi dalam acara yang sama.

Sementara agenda kegiatan JRC dilakukan secara bertahap dimulai dari kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Selain melakukan pemilahan sampah terjadwal, masyarakat juga didampingi pada saat pengangkutan supaya dapat mempraktikkan pemilahan sampah secara langsung. Sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaca dipilah dan dibersihkan untuk proses daur ulang. Sedangkan yang organik berupa sisa makanan maupun daun diproses menjadi kompos.

Adapun warga sekitar juga mendapatkan sosialisasi oleh DLH, Walikota Jakarta Selatan hingga Camat dan Lurah kecamatan Pesanggrahan mengenai program tersebut. Program JRC juga disambut dengan baik oleh warga Pesanggrahan. Hellen, warga Pesanggrahan menuturkan bahwa pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah menambah wawasan mereka mengenai jenis sampah yang dipilah.

“Program tersebut cukup baik karena dapat mendidik kami untuk memilah sampah dari rumah,” ujar Hellen dalam dokumentasi yang ditayangkan pada acara penyerahan bantuan kantong sampah plastik yang digelar secara virtual, Kamis (15/10).