Sinyal Bisnis Penerbangan Pulih, Bandara Ramai & Peluncuran Rute Baru

Kepercayaan masyarakat untuk terbang di masa pandemi perlahan mulai kembali.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
24 Agustus 2020, 18:01
Calon penumpang dengan menerapkan jaga jarak mengantre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2020). Di masa tatanan normal baru, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada periode 1-5 Juli 2020 r
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/wsj.
Calon penumpang dengan menerapkan jaga jarak mengantre untuk lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (10/7/2020). Di masa tatanan normal baru, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada periode 1-5 Juli 2020 rata-rata sebanyak 355 penerbangan per hari, atau naik dibandingkan periode sama bulan lalu yang rata-rata 243 penerbangan per hari.

Bandara-bandara di Indonesia mulai menunjukkan kenaikan pergerakan pesawat. Sejumlah maskapai membuka kembali rute yang sebelumnya ditutup karena pandemi corona. Tanda-tanda pulihnya bisnis penerbangan?

Di antara bandara yang mencatatkan rekor lalu lintas penerbangan adalah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Pada Kamis (20/8), frekuensi penerbangan di Soekarno-Hatta mencapai 530 penerbangan.

Angka tersebut adalah rekor tertinggi sejak masa pandemi Covid-19. Pada hari yang mengawali libur panjang akhir pekan (long weekend) hingga 23 Agustus 2020 itu, optimalisasi slot time penerbangan yang mencapai 40%- 45%.

Sebelumnya puncak kesibukan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sempat terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2020. Saat itu, pergerakan pesawat mencapai 524 penerbangan atau 43,6% dari kapasitas yang ada yakni 1.200 penerbangan/hari. Sedangkan jumlah penumpangnya mencapai 45.745 orang dalam sehari.

Salah satu faktor pendorong tingginya jumlah penerbangan pada 14 Agustus salah satunya adalah libur akhir pekan Panjang menjelang perayaan kemerdekaan. "Ini menandakan pola perjalanan masyarakat dengan pesawat sudah mulai pulih kembali, di mana pada kondisi normal penerbangan pada periode long weekend memang cukup tinggi," kata President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

Sebelumnya di tengah pandemi Covid-19, pergerakan pesawat pada April 2020 hanya sekitar 200 penerbangan per hari. Adapun pada Mei 2020 sekitar 100 penerbangan per hari dan pada Juli 2020 juga sekitar 300 penerbangan per hari.

Awaluddin menilai bahwa adanya peningkatan menjadi indikator terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional di tengah pandemi. "Kami berharap tren peningkatan pergerakan pesawat dan jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta ini dapat terjaga,” ujarnya.

PT Angkasa Pura II (Persero) pun mengadakan survei terhadap terhadap 240 orang berusia kurang dari 20-49 tahun di Bandara Soekarno-Hatta. Studi dengan metode dipstick survey ini diharapkan dapat menggambarkan apa yang mendorong lalu lintas penerbangan mulai pulih.

Dalam survei tersebut, sebanyak 51% responden menyatakan paham, dan sisanya 49% responden sangat paham terhadap protokol kesehatan. Tingkat pemahaman penumpang terhadap protokol kesehatan cukup tinggi sehingga membuat operasional penerbangan di bandara berjalan lancar.

Kemudian, sebanyak 67% responden nyaman, dan 26% sangat nyaman dengan layanan dan fasilitas di bandara di masa pandemi ini. Tercatat juga sebanyak 64% responden yakin, 27% responden sangat yakin, dan sisanya 9% tidak yakin terhadap tingkat keamanan penerbangan.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA), Denon B Prawiraatmadja mengatakan, Safe Travel Campaign dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penerbangan nasional.

Di Soekarno-Hatta, jumlah traffic atau pergerakan pesawatnya sudah menembus angka target psikologis kami di 500 penerbangan per hari. “Artinya masyarakat sudah percaya diri lagi untuk terbang," katanya.

Lonjakan lalu lintas udara dan ramainya penumpang di bandara diharapkan menjadi penanda pulihnya bisnis penerbangan yang sebelumnya ‘terinfeksi’ virus corona. Fenomena tersebut mengindikasikan kembalinya geliat ekonomi dari aktivitas manusia di tengah pandemi.

Pemerhati Transportasi Djoko Setijowarno menyatakan, pemulihan ekonomi juga didukung oleh kebijakan pemerintah yang mempercepat belanja anggaran. "Mobilitas antar pulau bergerak. Perjalanan tugas dan bisnis mulai ada," ujarnya.

Berikutnya, pembukaan rute dan obral tiket pesawat...

Reporter: Antara
Editor: Pingit Aria

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait