Mark Zuckerberg akan Integrasikan Whatsapp, Instagram, dan Facebook

Isu privasi masih jadi sorotan.
Cindy Mutia Annur
8 Maret 2019, 13:16
Mark Zuckerberg
Erin Scott / ZUMA Wire / dpa
Polisi Capitol AS mengawal CEO Facebook Mark Zuckerberg (tengah) menyusuri lorong sebelum tampil di dua sidang kongres akhir pekan ini di Capitol Hill di Washington, D.C., Amerika Serikat, 09 April 2018.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan rencana integrasi layanan pengiriman pesan di platform Facebook Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Tujuan dari penggabungan ketiga aplikasi tersebut adalah untuk membuat situs jejaring sosial yang lebih terhubung.

Di bawah infrastruktur yang baru, pengguna Facebook, Whatsapp dan Instagram bakal dapat saling berkirim pesan lintas platform.

Zuckerberg percaya bahwa komunikasi privat dan terenkripsi akan menjadi cara yang paling popular di masa depan. Menurutnya, penyedia platform harus fokus pada privasi pengguna.

"Saya berharap versi Messenger dan WhatsApp di masa depan menjadi cara utama orang berkomunikasi di jaringan Facebook,” kata Zuckerberg melalui unggahannya di Facebook, Rabu (6/3).

Advertisement

(Baca: Jadi Orang Terkaya Dunia, Jeff Bezos Bisa Tutup APBN 2019)

Zuckerberg berharap, pengguna Facebook, Whatsapp, dan Instagram akan merasa lebih aman menggunakan berbagai fiturnya. Mereka juga diharapkan bisa membangun lebih banyak cara untuk berinteraksi melalui panggilan, obrolan video, grup, bisnis, pembayaran, perdagangan, dan lainnya.

Lebih lanjut Zuckerberg mengatakan, nantinya Facebook akan meningkatkan enkripsi data sehingga tidak ada yang bisa melihat isi pesan kecuali pengirim dan penerima. Sebagai informasi, WhatsApp telah memiliki fungsi keamanan tersebut, sedangkan saat ini Facebook belum.

Ia pun menyadari banyaknya kritik terhadap keamanan Facebook menyusul kebocoran data pribadi penggunanya beberapa waktu lalu. "Banyak orang tidak berpikir Facebook dapat membangun platform yang berfokus pada privasi semacam ini, karena terus terang saat ini kami tidak memiliki reputasi yang kuat dalam hal perlindungan privasi,” katanya.

(Baca: Bukan Media Sosial Biasa, Instagram Kini Jadi Platform Bisnis)

Oleh karena itu, Facebook tengah berkonsultasi dengan para ahli, instansi pemerintah, termasuk penegak hukum dan regulator di seluruh dunia untuk membangun platform yang direncanakannya.

Sementara itu, ia juga ingin memberi peluang bagi penjual barang di marketplace Facebook agar bisa mengirim pesan kepada calon pembelinya dengan aman. Hal ini juga membuka kemungkinan dengan adanya pembayaran lintas platform.

Menurut Mark, banyak orang yang menjual barang di marketplace Facebook dan melalui nomor telepon mereka sehingga orang asing dapat mengakses nomor mereka. “Dengan interoperabilitas, Anda akan dapat menggunakan WhatsApp untuk menerima pesan yang dikirim ke akun Facebook Anda tanpa membagikan nomor telepon Anda,” ujarnya.

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait