LINE Luncurkan Mata Uang Digital dan Jaringan Blockchain Pertamanya

Tanpa Initial Coin Offering (ICO), LINE akan menggunakan sistem reward yang memberikan LINK kepada para pengguna sebagai kompensasi.
Pingit Aria
4 September 2018, 12:51
LINE
LINE
LINE luncurkan cryptocurrency dan jaringan blockchain, LINK.

LINE Corporation hari ini mengumumkan peluncurkan dari token digital LINK (link.network), dan jaringan blockchain pertamanya, LINK Chain. Dengan peluncuran ini, LINE menjadi salah satu perusahaan terbesar yang mengembangkan dan meluncurkan token digital.

“Selama tujuh tahun terakhir, LINE mampu bertumbuh menjadi layanan global karena pengguna kami, dan sekarang dengan LINK, kami ingin membangun reward system yang ramah pengguna sebagai apresiasi untuk penggua kami,” kata CEO LINE Takeshi Idezawa melalui siaran pers, Selasa (4/9).

Tidak seperti cryptocurrency atau mata uang digital lainnya, LINK tidak akan membuat Initial Coin Offering (ICO). LINE akan menggunakan sistem reward yang memberikan LINK kepada para pengguna sebagai kompensasi dalam menggunakan layanan tertentu dalam ekosistemnya.

Contohnya, pengguna yang telah bergabung dan berpartisipasi dalam salah satu layanan terdesentralisasi (dApp) yang terkait dengan LINK dapat menerima token sebagai insentif. LINK itu kemudian dapat digunakan sebagai pembayaran atau reward dalam layanan dApp yang akan diluncurkan.

Advertisement

(Baca juga: Setelah 6 Bulan Dilarang, Facebook Kembali Terima Iklan Cryptocurrency)

Sistem yang sama juga akan berlaku untuk kategori layanan seperti konten, perdagangan, sosial, permainan, pertukaran, dan lainnya dalam ekosistem LINE.

LINE berencana untuk mendaftarkan LINK secara eksklusif dalam pertukaran aset digital global BITBOX (www.bitbox.me) pada bulan ini. Seiring dengan dApps yang akan diluncurkan segera, BITBOX akan menjadi platform di mana para pengguna dapat memperoleh dan memperdagangkan LINK dengan aset digital lainnya. Selanjutnya, BITBOX akan memberikan manfaat bagi para pemegang LINK, seperti pembayaran atau diskon, serta berbagai program promosi.

“Dengan LINK, kami ingin terus berkembang sebagai platform berbasis partisipasi, yang memberi penghargaan dan berbagi nilai tambah melalui pengenalan akan dApps yang mudah digunakan untuk kehidupan sehari-hari.”

LINK beroperasi menggunakan LINK Chain, jaringan blockchain yang juga dibangun oleh LINE setelah peluncuran Genesis Block pada 23 Agustus. LINK Chain adalah jaringan blockchain yang berorientasi pada layanan yang memungkinkan dApps untuk diterapkan langsung pada platform pertukaran pesan LINE.

(Baca juga: OJK Ungkap 20 Entitas Investasi Ilegal, Termasuk Bursa Cryptocurrency)

Sebanyak 1 miliar LINK akan diterbitkan secara bertahap, sesuai dengan bagaimana ekosistem ini berkembang. Dari jumlah itu, 800 juta akan dialokasikan sebagai reward untuk para pengguna, sementara 200 juta akan dikelola oleh LINE TECH PLUS, penerbit LINK, sebagai cadangan.

Bagi penduduk di Jepang, LINK Point akan diterima sebagai reward untuk kegiatan dalam layanan dApp. Pengguna di Jepang bisa menggunakan LINK Point dalam layanan dApp atau mengubahnya untuk LINE Points. Namun, sampai LINE mendapat otorisasi untuk perdagangan crypto dan pertukaran oleh pihak berwenang di Jepang, LINK Point tidak dapat disimpan, ditarik, ditransfer, diperdagangkan, atau ditukar di pertukaran crypto, termasuk BITBOX.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait