Ratri Kartika W.
14 Juli 2022, 12:29

Video: Blue Bird Tambah Investasi Rp 32,5 miliar Untuk Taksi Listrik

PT Blue Bird Tbk menargetkan tambahan 50 armada taksi listrik hingga akhir 2022. Penambahan ini akan dioperasikan di Jakarta sebanyak 25 armada dan di Bali sebanyak 25 unit.

Investasi berupa anggaran belanja modal dikucurkan oleh Blue Bird sebanyak Rp 32,5 miliar. Pengadaan mobil listrik ini lebih mahal 4 kali lipat dibandingkan dengan pengadaan armada konvensional, dengan harga setidaknya Rp 600-650 juta per unit.

Wakil Direktur Utama Blue Bird Adre Djokosoetono mengatakan pihaknya mendatangkan merek BYD dengan tipe T3 berkapasitas 6 orang. Merek ini merupakan salah satu produsen kendaraan listrik yang terbesar dan terkemuka di dunia, berbasis di Shenzhen, China.

"Karena availability saat ini dengan kendaraan yang lain, lalu dari sisi harga, range capacity, yang paling cocok dengan kita dan track record yang cukup panjang adalah BYD," jelas Andre.

Blue Bird juga pernah membeli merek mobil listrik lainnya, seperti Tesla, Hyundai Ionic dan Kona sebagai kendaraan sewa premium untuk produk Goldenbird dan Silverbird.

Sejauh ini, Blue Bird pun telah memiliki 60 unit mobil listrik dari 24.000 unit armada yang sisanya merupakan mobil konvensional.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.