Ratri Kartika W.
23 Agustus 2022, 15:00

Video: Apa Sulitnya Transisi Energi Terbarukan di Indonesia?

Seperti negara-negara lainnya, Indonesia segera menghadapi transisi energi, dari energi fosil menuju pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Ditambah dengan komoditas energi fosil juga terus mengalami kenaikan signfikan. Dalam kurun waktu setahun terakhir komoditas batu bara telah naik empat kali lipat, yakni mencapai US$ 400 per metrik ton.

Kenaikan ini mayoritas dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia, seperti konflik yang terjadi di Rusia dan Ukraina. Selain itu perubahan iklim juga mengancam ketidakstabilan ekonomi juga mempengaruhi naiknya komoditas energi.

Walau begitu kenyataannya tak mudah untuk ikut masuk dalam tren dunia ini. Sepanjang tahun 2021, rata-rata perusahaan energi dan sumber daya alam ini mengalokasikan lebih dari 23 persen belanja modal mereka untuk usaha bisnis baru. Naik porsinya dari 16 persen sepanjang tahun 2020.

Dengan kondisi seperti itu, tantangan apa yang dihadapi dalam investasi energi terbarukan agar menguntungkan di masa depan?

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.