Brown Canyon, Area Pertambangan yang Menjadi Objek Wisata

Terletak di Desa Rowosari, Brown Canyon menampilkan deretan tebing berwarna kecoklatan yang cocok dikunjungi dan diabadikan melalui foto.
Image title
23 Agustus 2021, 12:40
Wisata Brown Canyon yang terletak di Kota Semarang
Raynald Santika/Wikipedia
Wisata Brown Canyon yang terletak di Kota Semarang

Brown Canyon merupakan salah satu spot foto populer di Semarang. Nama Brown Canyon digunakan karena daerah tersebut mirip dengan tebing Grand Canyon di Amerika Serikat. Namun, Brown Canyon berukuran jauh lebih kecil dan tidak terbentuk secara alami seperti Grand Canyon.

Sebelum menjadi tempat wisata di Semarang, Brown Canyon berfungsi sebagai daerah pertambangan lokal yang telah ada satu dekade. Pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar memanfaatkan lokasi tersebut untuk menambang pasir dan batu. Seiring berjalannya waktu, bukit-bukit tersebut berubah menjadi semakin unik dan tampak seperti miniatur dari Grand Canyon.

Lokasi Brown Canyon berada di lingkungan proyek penambangan yang Berada di Desa Rowosari, masuk dalam Kecamatan Tembalang. Banyak wisatawan yang datang ke sana untuk berfoto.

Terdapat beberapa tebing buatan yang menjulang sehingga menarik sebagai latar foto. Ada pula genangan air bekas penggalian yang dapat dijadikan objek potret. Namun, pengunjung perlu berhati-hati karena area pertambangan ini masih aktif.

Banyak truk yang melintas serta alat-alat berat yang digunakan untuk mengikis tebing. Pengunjung harus waspada dan tidak boleh sembarangan berjalan atau naik ke bukit karena sangat berbahaya.

Kondisi Area Sekitar Brown Canyon

Sebagai area pertambangan, Brown Canyon memiliki permukaan tanah yang kasar dan berbatu. Area tersebut merupakan bukit yang semula rata dan tinggi dengan berbagai macam flora dan fauna di dalamnya.

Namun, aktivitas pertambangan terus mengikis bukit selama bertahun-tahun. Skripsi Putri Dewi Iswanti menyebutkan, kegiatan penambangan tersebut pertama kali dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat yang sederhana seperti palu, godem, dan cangkul pada tahun 1980.

Kerusakan lahan di Kelurahan Rowosari semakin meningkat seiring aktivitas penambangan dengan area yang semakin luas dengan alat-alat atau kendaraan-kendaraan berat. Akibatnya, kerusakan ekosistem mengubah tanah menjadi tandus, krisis air bersih, dan polusi udara karena debu yang dihasilkan aktivitas penambangan. Tanah yang terkikis menjadikan area tersebut rawan longsor sehingga menyebabkan kerusakan jalan.

Rute Menuju Brown Canyon

Untuk menuju Brown Canyon, wisatawan hanya perlu menuju Kecamatan Tembalang dan setelahnya mencapai Desa Rowosari. Jika Anda datang dari Bandara Internasional Ahmad Yani, ambillah jalan Semarang - Purwodadi untuk perjalanan lebih cepat. Sebagai informasi, jaraknya sekitar 18,9 kilo meter, sehingga perjalanan bisa memakan waktu sekitar 43 menit.

Selain itu, pengunjung dapat mengunjungi Brown Canyon dengan melewati Pasar Meteseh yang ditempuh dari Tembalang-Kedungmundu. Sementara untuk rute Brown Canyon dari timur Semarang dapat ditempuh melalui jalan Fatmawati menuju RSUD Kota Semarang (Ketileng), kemudian belok kiri menuju Perumahan Klipang, dan menuju lokasi Klipang Golf.

Setelah sampai di Klipang Golf, Anda akan menemui jembatan besi ketiga yang melalui sungai besar. Dari situ, ada pertigaan ke selatan. Ikuti jalur tersebut hingga kurang lebih dua kilometer akan sampai di lokasi Brown Canyon.

Apabila berkunjung dari dari arah Batang, Kendal, dan Simpang Lima, Anda bisa melewati pertigaan Pasar Kambing melewati Mrican lalu sampai di Kedungmundu. Ikuti jalur tersebut hingga mencapai pertigaan Sambiroto kemudian belok menuju Jalan Elang, lalu jalan lurus hingga perempatan Pasar Meteseh kemudian belok kiri.

Suasana Brown Canyon

Brown Canyon menawarkan panorama khas yang unik dan cocok untuk diabadikan dalam foto. Banyak tebing-tebing tinggi dan perbukitan yang terkikis akibat aktivitas penambangan sehingga memberi kesan gurun yang tandus namun indah.

Beberapa area bahkan ditumbuhi pepohonan dan semak-semak sehingga terlihat asri. Terletak di dekat tebing, wisatawan dapat menemukan danau kecil yang terbentuk karena aktivitas penambangan juga. Namun, tidak ada yang diizinkan untuk berenang atau masuk ke dalam air.

Menjelajahi Brown Canyon

Brown Canyon terletak dekat dengan perumahan sehingga dilengkapi dengan aksesibilitas yang sangat baik. Pertimbangan terpenting sebelum menjelajahi Brown Canyon adalah menggunakan baju yang tertutup karena area tersebut berdebu dan kasar akibat aktivitas penambangan.

Untuk menghindari ketidaknyamanan, wisatawan harus memakai pelindung mata dan masker saat menuju ke lokasi, terutama pada hari kerja karena para penambang tetap aktif hingga saat ini.

Hindari mengunjungi Brown Canyon saat siang hari karena lokasi ini sangat bising dan berdebu. Sebagai alternatif, wisatawan hanya boleh datang di pagi atau sore hari. Begitu sampai di Brown Canyon, wisatawan bisa melakukan banyak aktivitas menyenangkan terutama fotografi.

Wisatawan hanya boleh mengunjungi situs saat akhir pekan ketika tidak ada aktivitas pertambangan. Selain tebing-tebing megah tersebut, ada objek danau kecil yang terbentuk akibat aktivitas pertambangan. Meskipun airnya keruh, namun tetap menjadi objek yang bagus untuk diabadikan.

Demikian ulasan mengenai Brown Canyon di Kota Semarang. Meskipun tebing Brown Canyon tidak terbentuk secara alami, wisatawan tetap dapat menikmati keindahannya.

Editor: Redaksi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait