Kupas Tuntas Majas Simile, Contoh Serta Pengertiannya

Majas simile adalah perumpamaan sifat atau sikap antara dua hal yang bebeda.
Image title
8 Desember 2021, 14:28
Salah satu contoh majas simile adalah ungkapan "Seperti air di daun talas," Hidup bagaikan air dan api, majas simile, contoh majas simile
Unsplash/Chinnu Indrakumar
Salah satu contoh majas simile adalah ungkapan "Seperti air di daun talas,"

Majas simile adalah pengandaian, dari perbandingan dua hal yang secara logika sangat berbeda. Contoh majas simile bisa kita temukan pada salah satu judul film tanah air, yang tengah hangat diperbincangkan Seperti dendam, rindu harus dibayar tuntas.

Menurut KBBI, pengertian majas simile adalah pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tapi dianggap mengandung segi yang serupa, dan dinyatakan dengan eksplisit menggunakan kata seperti, bagai, laksana, dan lainnya.

Serupa dengan majas personifikasi, majas simile termasuk ke dalam majas perbandingan. Selain maja simile dan majas personifikasi, majas perbandingan lainnya antara lain majas metafora, majas hiperbola, majas litotes dan majas ironi.

Definisi dari majas perbandingan itu sendiri adalah, majas yang menggambarkan sebuah kondisi dengan membandingkan satu hal dengan hal lain. Majas simile membandingkan dua hal secara langsung, tapi bukan secara wujud. Perbandingan pada majas simile adalah sifat atau karakter.

Advertisement

Contoh sederhana majas perumpamaan atau simile adalah membandingkan seorang wanita yang terlihat cantik, dengan keindahan bunga-bunga di taman. Secara bentuk, tentu tidak bisa membandingkan antara manusia dengan bunga. Namun majas simile adalah salah satu cara mengungkapkan sifat atau karakter melalui perbandingan tersebut.

Contoh Majas Simile

Sebelum membahas pengertian majas simile, dan memahami ciri-cirinya, ada baiknya kita melihat terlebih dahulu contoh majas perumpamaan atau simile. Berikut ini adalah beberapa contoh majas simile:

  • Ibarat air di daun talas.
  • Saat ia memilih untuk pergi hidupku seperti kiamat.
  • Pergi begitu saja bagai pesawat tempur.
  • Teguh pendiriannya ibarat tembok yang kokoh.
  • Bersama, kita bagai hutan dan hujan.
  • Kakak dan adik selalu saja bertengkar, seperti kucing dengan tikus.
  • Mereka memang sudah tidak bisa lagi disatukan, ibarat air dan minyak.
  • Wajahnya begitu semringah bagai kembang di taman yang baru mekar.
  • Tatapannya begitu tajam, bak elang yang sedang mengincar mangsa.
  • Kondisinya makin membaik, kini ia terlihat lebih segar seperti ia hidup kembali.
  • Adik cerewet sekali seperti burung beo.
  • Seharian ini Sinta menangis terus, air matanya terus mengalir bak air terjun.

Dari contoh majas simile di atas, mungkin ada beberapa kalimat yang sudah tidak asing lagi. Kalimat hidup bagaikan air dan api adalah salah satu contoh majas simile yang diambil dari lirik lagu Air dan Api yang dibawakan oleh Naif. Sementara kalimat pergi begitu saja bagai pesawat tempur, merupakan contoh majas simile dari lirik lagu Pesawat Tempur karya musisi legendaris Iwan Fals.

Pengertian Majas Simile

Setelah melihat contoh di atas, dapat diketahui pengertian majas simile adalah usaha untuk mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung, melalui perbandingan atau perumpamaan. Seperti majas yang lain, majas simile juga memiliki beberapa ciri-ciri, seperti gaya bahasa dan pemilihan kosakata. 

Perlu diketahui, perbandingan dalam majas simile bukan pada benda atau hal yang memang identik. Majas simile membandingkan dua hal dari karakter atau sifatnya.

Gaya Bahasa Retoris

Salah satu ciri majas simile adalah penggunaan gaya bahasa retoris. Gaya bahasa retoris adalah pengumpamaan yang melebih-lebihkan. Meski sama-sama melebihkan, tapi majas simile tidaklah sama dengan majas hiperbola.

Pemilihan Kosakata Majas Simile

Selain gaya bahasa retoris, ciri majas simile yang lain adalah penggunaan kata depan dan kata penghubung. Majas simile, juga bisa diidentifikasi dari penggunaan kosakatanya. Kosakata yang umum digunakan pada majas simile antara lain: bagai, ibarat, bagaikan, umpama, laksana, serupa, bak, dan lain sebagainya.

Pada contoh majas simile di atas, kosakata tersebut sangat lazim muncul di karya sastra. Selain karya sastra yang berupa tulisan, beberapa lirik lagu juga ada yang menggunakan majas simile untuk menyampaikan pesan atau maknanya.

Seperti Naif, dalam lagunya yang berjudul Air dan Api. Mengisahkan tentang permasalahan yang terjadi dalam sebuah hubungan asmara. Ketika sepasang kekasih sudah tidak lagi sejalan, dan muncullah perumpamaan hidup bagaikan air dan api, pada lirik lagunya.

Kemudian Iwan Fals, di lagu berjudul Pesawat Tempur. Lirik lagu tersebut menceritakan tentang pria yang kesengsem dengan seorang wanita, dengan sedikit bumbu kritik sosial. Majas simile di lagu Iwan Fals itu bisa dilihat pada bait seperti kemarin, kamu hanya lemparkan senyum. Lalu pergi begitu saja bagai pesawat tempur. Majas simile tersebut memberi perumpamaan kepada sosok wanita dengan pesawat tempur, yang tidak mampir tapi hanya lewat begitu saja.

Lalu grup musik asal Jogja, Sheila on 7 dalam lagu berjudul Melompat Lebih Tinggi. Lagu tersebut, secara umum mengisahkan dua orang sahabat yang begitu lekat dan saling membutuhkan. Majas simile pun digunakan pada lirik bersama, kita bagai hutan dan hujan.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait