Seni Rupa Adalah Karya Seni yang Dapat Dilihat, Ini Unsur-unsurnya

Seni rupa adalah padanan kata dari visual art (seni rupa atau yang dapat dilihat). Secara umum dapat dibagi atas dua kelompok besar, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan (desain).
Image title
2 Februari 2022, 16:04
Seni Rupa Adalah Karya Seni yang Dapat Dilihat, Ini Unsur-unsurnya
Jason Boyd/Pexels
Ilustrasi desain interior.

Seni memiliki definisi yang berbeda-beda. Secara etimologis seni merupakan padanan kata dari art (Inggris) dan ars (Latin) atau techne (Yunani). Istilah techne kerap disamakan dengan kemahiran atau keterampailan yang tinggi dalam menciptakan benda-benda untuk kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan, seni rupa adalah padanan kata dari visual art (seni rupa atau yang dapat dilihat), fine art (seni indah) dan ada pula yang menyebutnya pure art (seni murni).

Pengertian Seni Rupa

Keindahan adalah nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya rupa. Keindahan juga dapat dipahami sebagai pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang menyerap objek seni atau dapat pula dipahami sebagai pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang menyerap objek seni.

Mengutip "Modul Seni Rupa" oleh Tim Edukatif HTS, dalam dunia kesenirupaan, nilai-nilai keindahan kerap dikaitkan dengan kualitas karya rupa yang mengandung unsur kesatuan (unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, nikmat, bahagia, dan sebagainya.

Advertisement

Unsur-unsur Seni Rupa

Ada beberapa unsur yang menjadi dasar terbentuknya wujud karya seni rupa, yaitu:

Titik

Titik adalah unsur seni rupa dua dimensi yang paling dasar. Titik dapat dikembangkan menjadi garis dan bidang.

Garis

Garis merupakan barisan titik yang memiliki dimensi panjang dan arah tertentu dengan kedua ujung terpisah. Dapat berupa garis pendek, panjang, halus, lurus, lengkung, dan sebagainya. Menurut wujudnya, garis dibedakan menjadi dua, yakni garis nyata dan garis semu.

Bidang

Bidang dalam seni rupa dua dimensi terbentuk karena pertautan garis yang membatasi suatu bentuk. Misalnya bidang segi empat yang dihasilkan dari empat garis yang disambung menjadi satu.

Bentuk

Bentuk dalam seni rupa tiga dimensi dikelompokan menjadi tiga jenis, yaitu:

  • Bentuk figuratif: bentuk yang meniru wujud yang berasal dari alam seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan benda.
  • Bentuk abstraktif: adalah bentuk figuratif yang digayakan atau diubah bentuknya (stilasi). Contohnya, wayang kulit, topeng, dan sebagainya.
  • Bentuk abstrak: adalah bentuk yang menyimpang dari wujud benda-benda atau mahluk yang ada di alam. Di antaranya adalah bentuk geometris.

Ruang

Ruang berguna saat merancang desain interior. Ruang yang diisi atau ditempati oleh wujud bentuk disebut ruang positif. Ruang yang mengeliling wujud bentuk disebut ruang negatif. Ruang memiliki kesan relatif. Semakin besar ruang negatif, wujud bentuk berkesan semakin kecil dan sebaliknya.

Warna

Warna adalah kesan yang ditimbulkan oleh pantulan cahaya pada mata. Warna pokok atau primer ada tiga, yaitu merah, kuning, dan biru. Percampuran di antara warna-warna primer ini menghasilkan warna sekunder. Sementara putih dan hitam disebut warna netral.

Tekstur

Tekstur adalah nilai raba dari suatu permukaan, bisa halus, kasar, licin, dan lain-lain.

Gelap Terang

Gelap terang terjadi karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang dierima oleh suatu objek. Suatu gambar akan terbentuk karena adanya gelap terang. Gelap terang menimbulkan kesan tekstur dan kedalaman.

Cabang-cabang Seni Rupa

Ruang lingkup seni rupa modern, secara umum dapat dibagi atas dua kelompok besar, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan (desain).

1. Seni Rupa Murni

Seni rupa murni adalah cabang seni rupa yang terlepas dari unsur-unsur praktis yang lebih mengkhususkan diri pada penciptaan karya seni berdasarkan kreativitas dan ekspresi yang sangat pribadi.

Cabang seni rupa murni adalah sebagai berikut:

  • Seni Lukis

Seni lukis adalah seni rupa murni yang berwujud dua dimensi yang biasanya dibuat di atas kertas kanvas berpigura dengan bahan cat minyak, cat akrilik, atau bahan lainnya.

  • Seni Keramik

Cabang seni rupa murni ini berwujud tiga dimensi dengan bahan utama lempung, kaolin, atau sejenis tanah lain yang pengerasannya dibakar dalam tungku.

Seni ini berwujud dua atau tiga dimensi, baik yang mempunyai fungsi praktis maupun fungsi hias, yang dapat dibuat dengan aneka bahan. Fungsi praktis pada seni kriya adalah seperti kursi ukir, pintu ukir, perhiasan emas dengan ragam hias, atau kain batik tulis dengan motif hias tertentu.

  • Seni Patung

Cabang seni rupa ini berwujud tiga dimensi. Dalam seni patung sering digunakan bahan dari batu, kayu, logam atau bahan lain yang dapat menjadi wahana ekspresi seniman.

  • Seni Grafis

Cabang ini berwujud dua dimensi dan dikerjakan melalui teknik cetak.

2. Seni Rupa Terapan (Desain)

Desain sering disebut seni terapan, seni terpakai, seni industri, atau seni guna. Namun, seiring waktu istilah desain mengalami perluasan makna, yaitu sebagai kegiatan manusia yang berupaya untuk memecahkan masalah kebutuhan fisik.

Pada zaman modern, segala benda dan bangunan yang dibutuhkan manusia, umumnya merupakan karya desain, baik dari pendekatan estetika maupun fungsional.

Desain merupakan satu aktivitas seni rupa yang bertitik tolak dari unsur-unsur objektf. Maksudnya adalah adanya unsur guna, ekonomi, produksi, promosi, dan kebutuhan masyarakat.

Cabang-cabang seni rupa terapan yang kita kenal, antara lain:

  • Desain Produk

Desain produk adalah cabang seni rupa yang berupaya untuk memecahkan perosalan kebutuhan masyarakat akan peralatan dan benda sehari-hari untuk menunjang kegiatannya, seperti mebel, alat transportasi, pakaian, sepatu, dan sebagainya.

  • Desain Grafis atau Desain Komunikasi

Cabang ini berupaya memecahkan kebutuhan masyarakat akan komunikasi rupa yang dicetak, seperti poster, brosur, majalah, undangan, dan sebagainya.

Seiring zaman, cabang seni rupa ini dikenal dengan nama desain komunikasi visual dengan penambahan lingkup kegiatan meliputi multimedia dan fotografi.

Ada dua pandangan berbeda terhadap dunia arsitektur, yaitu pandangan yang menempatkan arsitektur sebagai bidang keahlian teknik (keinsinyuran) dan pandangan yang menempatkan arsitektur merupakan bagian dari seni rupa.

Desain arsitektur biasa digunakan untuk merancang rumah, perkantoran, sarana rekreasi dan sebagainya. Sedangkan, desain interior adalah suatu kegiatan yang berupaya untuk memecahkan masalah akan kebutuhan ruangan yang nyaman dan indah dalam sebuah ruangan.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait