Puncak Arus Balik, Tol Cipali akan Terapkan Lagi Sistem Satu Arah

"Bagi pemudik untuk lebaran kupat, jangan (mudik) hari ini. Saya anjurkan besok atau lusa,” ujar Budi
Image title
20 Juni 2018, 14:50
Mudik Cipali
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Ilustrasi suasana tol Cipali-Palimanan, Cirebon saat musim Lebaran 2017.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau pemudik Lebaran Ketupat atau yang mudik setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H, tidak melalui tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hari ini. Pasalnya, ada kemungkinan pemberlakuan kembali rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) menuju Jakarta.

"Bagi pemudik untuk lebaran kupat, jangan (mudik) hari ini. Saya anjurkan besok atau lusa,” ujar Budi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu (20/6).

Dia memperkirakan puncak arus balik akan berakhir hari ini. Kepadatan arus balik ke arah Jakarta akan cenderung menurun pada Kamis (21/6) besok. Dengan begitu, pada Jumat atau Sabtu, masyarakat masih bisa berakhirnya pekan. Namun, untuk hari ini, masyarakat pelu mencari jalan selain Tol Cipali.

(Baca: Puncak Arus Balik, Ada Lonjakan Penumpang di Bandara dan Terminal)

Advertisement

Rencana rekayasa lalu lintas satu arah di Tol Cipali ini sudah melalui diskusi dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem contra flow sudah bisa dipastikan, ketika kepadatan lalu lintas arus balik di Tol Cipali mencapai 2 kilometer.

Pemberitahuan lebih lanjut mengenai kepastian pemberlakuan sistem satu arah di Tol Cipali akan disebarluaskan oleh Kapolri atau Kakorlantas. “Kecendrungannya akan dilakukan, tapi komando di lapangan ada di Kakorlantas. Jadi Kementerian Perhubungan memberikan rekomendasi, yang eksekusi Kakorlantas,” katanya.

(Baca: Menhub Imbau Pemudik Balik Jakarta Hindari Puncak Arus Balik)

Pada Senin lalu, pemerintah juga memberlakukan sistem satu arah di Tol Cipali, selama enam jam. Kebijakan ini menuai banyak keluhan dari pengguna jalan, karena tidak bisa melintasi tol dan harus melalui jalan arteri saat ingin mengarah ke timur.

Atas keluhan ini, Budi meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa dirugikan dengan rekayasa lalu lintas satu arah ini. “Saya pribadi minta maaf. Kami akan coba sosialisasikan lagi,” katanya saat berada di Terminal Kampung Rambutan, Selasa (19/6).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait