Empat Wakil Indonesia Raih Penghargaan Keselamatan Kerja Tingkat dunia

Keempat perwakilan Indonesia yang mendapat penghargaan keselamatan kerja tersebut adalah Nusantara Regas, Waskita Karya, Politeknik Ketenagakerjaan, dan Prof. Dra. Fatma Lestari
Safrezi Fitra
24 Oktober 2021, 13:08
keselamatan kerja, penghargaan, waskita karya, nusantara regas, waskita, world safety organization, wso
ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Sejumlah pekerja menyelesaikan proyek pembangunan gedung di Jakarta Utara, Sabtu (11/01/2020). Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Kementerian Tenaga Kerja (Kemanaker) telah menetapkan berbagai upaya melalui program K3, yakni dengan menyempurnaan peraturan perundang-undangan serta standar, peningkatan peran pengawas dalam pembinaan dan pemeriksaan serta penegakan hukum bidang K3.

Empat perwakilan Indonesia meraih penghargaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tingkat dunia dari World Safety Organization (WSO). Penghargaan keselamatan kerja ini telah diserahkan dalam Acara “WSO Indonesia Talkshow & Award (WITA) 2021” yang digelar secara virtual beberapa waktu lalu.

Keempat pemenang itu adalah PT Nusantara Regas dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk - EPC Division yang meraih penghargaan WSO Concerned Company Award. Kemudian Prof. Dra. Fatma Lestari yang menerima penghargaan WSO Professional Concerned Award, dan Politeknik Ketenagakerjaan yang memperoleh penghargaan WSO Educational Concerned Award.

Chairman of WSO Indonesia Soehatman Ramli mengatakan WITA 2021 merupakan ajang yang dapat menjadi tolak ukur perusahaan dalam meningkatkan implementasi K3, mulai dari kebijakan, implementasi, hingga monitoring dan evaluasi.

Dia menjelaskan para kandidat pemenang telah melalui proses pencalonan dan verifikasi oleh Board of Director (BOD) WSO Indonesia, sebelum akhirnya terpilih. Setelah itu, WSO Indonesia merekomendasikan beberapa kandidat yang terpilih kepada WSO Internasional untuk bersaing dengan beberapa kandidat lainnya dari beberapa negara.

President Director of WSO International Alfredo A. De La Rosa, Jr. menyampaikan bahwa para pemenang telah mengedepankan penerapan pelaksanaan K3 sebagai ciri khas sistem manajemen yang telah matang dengan melibatkan peran aktif seluruh personil atau elemen terkait.

“Mereka (para pemenang) ditentukan berdasarkan hasil verifikasi/uji lapangan dan hasil verifikasi adminitratif melalui kegiatan survei atau observasi yang mendalam," kata Alfredo.

Hasilnya, kata Alfredo, mereka tak hanya menunjukkan komitmen dan konsistennya untuk menerapkan K3. Bahkan, beberapa sudah menunjukkan proses ke arah peningkatan berkelanjutan atau continuous improvement.

Dalam WITA 2021, WSO Indonesia juga memberikan 16 penghargaan kepada institusi/perusahaan/individu. Mereka dinilai telah memenuhi beberapa indikator, di antaranya telah bersungguh-sungguh mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Soehatman mengatakan tujuan diadakannya WITA-2021 ini adalah memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi atau individu yang telah menerapkan SMK3 dan beberapa program budaya K3 di perusahaan atau institusi masing-masing.

“Ini akan menjadi motivasi bagi perusahaan-perusahaan/institusi-institusilainnya untuk mengimplentasikan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja di setiap lingkup kerja perusahaan," kata dia.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait