6 Cara Berhenti Merokok Secara Alami dan Permanen

Rokok dibuat dari bahan kimia yang berdampak buruk bagi kesehatan. Simak cara berhenti merokok berikut ini.
Image title
17 Juni 2021, 13:14
6 Cara Berhenti Merokok Secara Alami dan Permanen
ANTARA FOTO/Irfan Anshori/foc.
ilustrasi produksi rokok

Perokok di Indonesia jumlahnya sangat tinggi. Bahkan di tengah tingginya infeksi Covid-19,  jumlah perokok relatif sama seperti sebelum pandemi.

Berdasarkan Databoks berikut ini,  sebanyak 48.5% responden dengan pendapatan kurang dari Rp 5 juta tetap merokok di tengah pandemi. Mereka yang memiliki pendapatan di atas Rp 5 juta yang mempertahankan merokok mencapai 53.8%. Angka ini lebih besar dibandingkan mereka yang memutuskan untuk berhenti merokok.

Setiap batang rokok terkandung bahan kimia yang berdampak buruk ke kesehatan. Informasi ini sudah banyak perokok aktif ketahui. Namun, kesadaran tersebut terkadang tidak diimbangi dengan aksi berhenti merokok.

Cara Berhenti Merokok

Beberapa perokok yang ingin berhenti sepenuhnya tidak bisa melakukan ini karena sudah terlanjur kecanduan. Bagi Anda yang berniat berhenti merokok, simak langkah-langkah berikut ini:

1. Tentukan alasan berhenti merekok

Niat adalah kunci utama. Setiap orang memiliki alasan masing-masing untuk berhenti merokok. Apa pun itu, sebaiknya berasal dari diri sendiri.

Tuliskan alasan-alasan tersebut pada selembar kertas atau pada notes di gawai. Baca kembali catatan ini ketika semangat Anda mulai redup.

Bila perlu, sampaikan juga alasan berhenti merokok kepada orang lain. Dengan begitu, apabila Anda lengah atau lupa, ada orang yang mengingatkan. 

2. Merencanakan waktu untuk mulai berhenti merokok

Menentukan waktu yang tepat untuk berhenti merokok menjadi hal yang penting. Patokan ini akan membuat Anda lebih termotivasi. Semakin cepat, semakin baik.

3. Menghindari waktu rawan untuk merokok

Cara behenti merokok secara alami selanjutnya adalah menghindari waktu rawan untuk merokok. Merokok merupakan sebuah kebiasaan sehingga Anda pasti memiliki pola tertentu kapan melakukannya.

Banyak perokok mengaku susah menghindari menghisap rokok setelah makan. Untuk itu, Anda bisa mengantisipasi watktu tersebut dengan melakukan aktivitas lain.

Anda bisa menggantinya dengan makan permen atau berbincang dengan keluarga atau teman. Aktivitas lain yang lebih bermanfaat adalah membaca koran atau buku. Dengan begitu,  keinginan Anda untuk merokok dapat teralihkan.

4. Melakukan banyak aktivitas fisik

Olahraga dapat menjadi salah satu cara untuk menghentikan kebiasaan merokok. Dengan berolahraga rutin, Anda akan kehilangan waktu untuk merokok. Olahraga juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh, sehingga bisa memperbaiki kondisi tubuh yang terpapar rokok selama ini.

Cara berhenti merokok melalui aktivitas fisik tidak hanya dipraktikkan melalui olahraga saja. Bisa juga melakukan kegiatan lain, seperti treveling, hiking, atau berkebun.

5. Menghindari perkumpulan yang berisi perokok

Kebiasaan merokok terkadang datang bukan dari diri sendiri, tapi pengaruh lingkungan. Ketika kebiasaan merokok terjadi karena ini, maka tidak ada salahnya untuk menghindar lingkungan tersebut.

6. Komitmen kuat dari diri sendiri

Keinginan berhenti merokok sebaiknya datang dari sendiri. Adanya komitmen kuat membuat usaha berhenti merokok menjadi lebih mudah dilaksanakan. Berjanjilah pada diri sendiri untuk menjalankan komitmen tersebut. Bila perlu beri hadiah untuk diri sendiri apabila berhasil melakukannya.

Makanan Untuk Menghentikan Merokok

Selain melakukan langkah-langkah di atas, berikut daftar makanan yang dapat Anda konsumsi sebagai penunjang upaya berhenti merokok:

  1. Kacang
  2. Susu
  3. Permen karet
  4. Sayur dan buah
  5. Oat
  6. Coklat hitam
  7. Mint

Demikian ulasan seputar cara berhenti merokok. Selain cara di atas, Anda juga bisa mengimbanginya dengan menjaga pola hidup sehat lainnya. 

Editor: Sorta Tobing
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait