Kasus Baru Covid-19 Naik 196 Orang, Terbanyak di DKI Jakarta

Angka kematian Covid-19 secara nasional bertambah empat orang. Sedangkan angka kesembuhannya mencapai 298 orang.
Image title
5 Desember 2021, 18:04
Covid-19, Jakarta, Satgas Covid-19
ANTARA FOTO/Fauzan/foc.
Petugas membersihkan tempat tidur di tenda darurat untuk pasien Covid-19 di RSUP dr Sitanala, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (28/6/2021).

Jumlah kasus baru Covid-19 hari ini, Minggu (5/12), turun dibandingkan sehari sebelumnya. Penambahannya di angka 196 kasus dari 246 kasus kemarin. 

Kasus terbanyak tercatat di DKI Jakarta dengan 43 kasus. Di urutan berikutnya adalah Jawa Timur dengan 28 kasus, Yogyakarta 28 kasus, dan Jawa Barat 27 kasus. 

Penambahan kasus ini berasal dari pengujian terhadap 158.609 orang. Artinya, rasio positif corona per hari ini sebesar 0,12%. 

Angka kematian secara nasional bertambah empat orang. Sedangkan angka kesembuhan mencapai 298 orang. 

Advertisement

Data Satgas Covid-19 menunjukkan kasus aktif turun 106 orang. Selain itu, ada 3.565 orang yang termasuk dalam suspek virus corona. 

Kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tengah dalam tren penurunan. Presiden Joko Widodo tetap meminta semua pihak untuk tetap waspada, terutama pada kemunculan varian baru Omicorn. 

Pemerintah terus berupaya mencegah munculnya gelombang baru penularan Covid-19. Bahkan Kementerian Kesehatan akan menarik rem darurat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 apabila mobilitas masyarakat meningkat secara signifikan saat Natal dan Tahun Baru.

Penambahan virus corona diperkirakan akan melonjak dengan cepat apabila peningkatan mobilitas masyarakat mencapai 10%. Angka ini pernah terjadi pada saat libur Natal dan tahun baru 2020 serta Idul Fitri 2021.

Saat ini kenaikan mobilitas masyarakat masih berada di bawah 5%. "Kalau mobilitas sentuh 10%, maka saatnya melakukan kebijakan rem darurat," kata Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam webinar, Jumat lalu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait