IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Di tengah ketikdakpastian perekonomian global, IHSG masih berpeluang kembali melanjutkan penguatan di awal pekan ini.
 Zahwa Madjid
3 Oktober 2022, 06:27
IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Senin (3/10). Analis memperkirakan, indeks bergerak di level 6.872 hingga 7.236.

Pekan lalu, IHSG berakhir di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,07% ke level 7.040,79 dengan nilai transaksi Rp 16,04 triliun. 

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya menilai, bursa saham Tanah Air terlihat masih berada dalam rentang stabil dan dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Walaupun, saat ini indeks saham acuan tersebut masih terlihat memiliki potensi tekanan yang cukup besar.

“Mengingat kondisi global dan regional yang masih berada dalam ranah ketidakpastian terkait perekonomian. Sedangkan capital inflow secara year to date/ytd masih menunjukkan minat investasi yang cukup tinggi ke dalam pasar modal Indonesia, hari ini IHSG berpotensi menguat,” kata William, dalam publikasi riset. 

Advertisement

William merekomendasikan saham-saham berikut untuk diperhatikan oleh investor hari ini:

  • Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)
  • Gudang Garam (GGRM)
  • Alam Sutera Realty (ASRI)
  • Tower Bersama Infrastructure (TBIG)
  • Pakuwon Jati (PWON)
  • Bumi Serpong Damai (BSDE)
  • Ciputra Development (CTRA)
  • Wijaya Karya Beton (WTON)
  • Kalbe Farma (KLBF)

Sedangkan Analis Bina Artha Sekuritas, Ivan Rosanova memprediksi, level support IHSG hari ini di 6.872, 6.800, dan 6.735. Adapun, level resistance berada di 7.076, 7.111, dan 7.225.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Berikut adalah saham yang direkomendasikan oleh Ivan untuk buy on weakness, atau strategi membeli harga saham perusahaan saat harganya sedang terkoreksi: 

  • Bank Central Asia (BBCA) dengan rentang harga 8.150 hingga 8.250 dengan target harga terdekat di 8.800.
  • GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dengan rentang harga dengan rentang harga 232 hingga 238 dengan target harga terdekat di 270.
  • Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)  dengan rentang harga 8.500 hingga 8.600 dengan target harga terdekat di 9.000. 

 

Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait