Erick Usulkan Perubahan Harga Pertamax Cs Diumumkan Seminggu Sekali

Patricia Yashinta Desy Abigail
2 Januari 2023, 15:42
Erick Usulkan Perubahan Harga Pertamax Cs Diumumkan Seminggu Sekali
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Petugas mengganti papan harga SPBU jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jakarta, Sabtu (3/9/2022).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan pengumuman perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Nonsubsidi seperti Pertamax  akan dilakukan setiap minggu. Hal ini merespons ditundanya pengumuman penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi atau Jenis Bahan Bakar Umum (JBU) hari ini oleh PT Pertamina (Persero).

Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan pihaknya ingin melakukan konsultasi terlebih dahulu agar perubahan harga Pertamax bisa diumumkan setiap pekan supaya sesuai dengan harga pasar.

"Jangan kita terjebak di birokrasi harga bensinnya turun, aturannya belum keluar. Kalau tiap minggu kan enak, oh minggu depan kira-kira harga sekian karena minyak dunia harganya sekian," kata Erick dalam acara Konferensi Pers Awal Tahun 2023 di Gedung Kementerian BUMN, Senin (2/1).

Sebelumnya, Pertamina sedang melakukan tinjauan internal untuk segera mengumumkan penyesuaian harga kepada seluruh BBM non subsidi atau jenis BBM umum (JBU).

Sektetaris Perusahaan Pertamina Parta Niaga, Irto Ginting, menyampaikan bahwa pengumuman penyesuaian harga JBU akan segera disiarkan setelah proses tinjauan perusahaan selesai.

"Sedang kami tinjau, segera kami umumkan setelah proses tinjauan untuk seleruh JBU selesai," kata Irto lewat pesan singkat pada Senin (2/1).

Adapun fluktuasi harga minyak pada akhir tahun 2022 diproyeksikan bakal berdampak pada penurunan harga BBM non bersubsidi jenis bensin seperti Pertamax.

Kini harga minyak mentah Brent yang berada di kisaran US$ 85,91 per barel saat ini jauh lebih rendah dari reli harga minyak pada awal pembentukan harga Pertamax senilai Rp 13.900 per liter untuk wilayah Jawa-Bali pada Oktober lalu. Saat itu, harga minyak Brent berada di angka US$ 91,59 per barel.

Pantauan Katadata.co.id, sejumlah SPBU swasta kembali melakukan penyesuaian harga BBM pada pembukaan tahun 2023. PT Vivo Energy Indonesia atau Vivo, dan BP kompak menurunkan harga BBM-nya per 1 Januari 2023.

Adapun SPBU Vivo memangkas harga BBM untuk jenis Revvo 90 setara Pertalite menjadi Rp 11.800 per liter dari sebelumnya Rp 12.000 per liter. Sama halnya dengan Revvo 95 yang kini dijual di harga Rp 13.600 per liter dari sebelumnya Rp 14.600 per liter.

Sedangkan BBM Revvo 92 setara Pertamax menjadi Rp 12.800 per liter dari sebelumnya Rp 14.000 per liter. Harga BBM Revvo 92 lebih murah Rp 1.100 per liter dari harga Pertamax di area Jawa-Bali yang seharga Rp 13.900 per liter.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait