Kinerja Triniti Land berkebalikan dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencatatkan laba. Ini disebabkan karena anjloknya pendapatan perseroan sebesar 24% pada 2021.
Triniti Land berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 154,42 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham atau sebesar 3,23% dari modal disetor setelah rights issue.