Bandara Kualanamu Buka Tujuh Rute ke Asia Selatan Tahun ini

Bandara Kualanamu saat ini telah membuka lima rute international di luar Asia Selatan.
Tia Dwitiani Komalasari
29 Agustus 2022, 10:29
Calon penumpang antre untuk melapor diri di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/4/2022). PT Angkasa Pura II cabang Kualanamu mencatat jumlah penumpang pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1443 H mencapai 17.451 orang atau mengalami pening
ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/nym.
Calon penumpang antre untuk melapor diri di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/4/2022). PT Angkasa Pura II cabang Kualanamu mencatat jumlah penumpang pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1443 H mencapai 17.451 orang atau mengalami peningkatan sebesar 25 persen dibandingkan hari biasanya yang berkisar 12.000 hingga 13.000 orang per hari.

PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, menargetkan pembukaan tujuh rute penerbangan internasional ke Asia Selatan hingga akhir 2022.

"Kami bergerak cepat pada tahun ini yang ditargetkan Bandara Kualanamu membuka tujuh rute dari dan ke Asia Selatan," kata Head Of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Al Subur di Medan dikutip dari Antara, Minggu (29/8).

Hingga kini, lanjut dia, terdapat lima rute internasional pergi pulang yang telah dilayani, yaitu Kulanamu-Kuala Lumpur, Kulanamu-Penang, Kualanamu-Singapura, Kualanamu-Madinah, dan Kualanamu-Bangkok. Kelima rute internasional dengan tujuan empat negara tersebut menggunakan pesawat maskapai penerbangan, yakni Indonesia AirAsia, Singapore Airlines, Lion Air, Citilink, dan Batik Air.

Data Bandara Internasional Kualanamu saat ini melayani 15.000 hingga 17.000 orang penumpang dengan pergerakan pesawat 120 sampai 130 kali frekuensi pada rute domestik maupun internasional setiap hari.

"Yang kami lakukan terus komunikasi dan koordinasi kepada airlines dan seluruh pemangku kepentingan supaya bersama-sama meningkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan dan kepatuhan," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada pengguna transportasi udara untuk melengkapi diri dengan persyaratan yang berlaku, dan selalu disiplin dalam mengimplementasikan protokol kesehatan.

"Kami sampaikan juga bahwa di Bandara Kualanamu tersedia fasilitas vaksinasi COVID-19, sehingga bagi calon penumpang bisa mendaftarkan diri langsung untuk mendapatkan suntikan vaksin sebagai syarat perjalanan udara," jelas Dedi.

Advertisement

 Indonesia saat ini memiliki 299 bandar udara (bandara) yang melayani penerbangan domestik maupun internasional. Selama periode 2015-2018, pemerintah telah membangun sepuluh bandara baru, mendekati target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 sebanyak 15 bandara.

Bandara Soekarno-Hatta masih menempati urutan pertama bandara terbesar di Indonesia dari sisi luasan, yakni 2.137 hektare (ha). Bandara yang beroperasi sejak 1986 ini memiliki tiga terminal dengan kapasitas 66 juta penumpang per tahun. PT Angkasa Pura II akan membangun Terminal 4 mulai 2021 untuk menambah kapasitas bandara hingga sebanyak 45 juta penumpang per tahun.

Sementara itu Badara Kualanamu berada di urutan keempat dengan luas 1.365 hektare.

 

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait