Forum Kemitraan BUMN dan UMKM Hasilkan Potensi Kerja Sama Rp 224,8 M

Nadya Zahira
2 Desember 2022, 14:52
Perajin membuat kain tenun dengan menggunakan mesin tradisional di tempat produksi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Ija Kroeng, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/9/2022).
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nym.
Perajin membuat kain tenun dengan menggunakan mesin tradisional di tempat produksi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Ija Kroeng, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/9/2022).

Forum Kemitraan Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau UMKM dengan BUMN dan Usaha Besar mempertemukan ratusan pelaku bisnis dari berbagai sektor usaha untuk melakukan penjajakan kerja sama. Pertemuan tersebut mencatatkan potensi kerja sama antara BUMN aau Usaha Besar dengan UMKM senilai Rp224,8 miliar. 

 

"Alhamdulillah dari hasil Forum Kemitraan UKM dengan BUMN dan Usaha Besar yang dilaksanakan pada 24 November lalu telah menghasilkan potensi kerjasama sebesar Rp 224,8 miliar," kata Menteri Koperasi dan UKM atau MenKopUKM, Teten Masduki, di Jakarta, Jumat (1/12).

 

Teten mengatakan, adanya kemitraan ini merupakan arahan dari Presiden Jokowi kepada beberapa kementerian. Hal ini bertujuan untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam rantai pasok BUMN atau usaha besar. 

 Dalam Forum Kemitraan tersebut, tercatat sebanyak 630 UMKM yang langsung melakukan penjajakan usaha atau konsultasi dengan 17 BUMN dan Usaha Besar. Dari hasil penjajakan, potensi terbesar dihasilkan dari komponen atau spare part mesin yang diminta PT INKA.

Teten mengatakan, adanya penjajakan usaha atau konsultasi menjadi bukti bahwa kegiatan Forum Kemitraan dengan BUMN dan Usaha Besar disambut baik oleh para pelaku UMKM. Mengingat Forum Kemitraan ini sangat potensial, Teten mengusulkan agar diselenggarakan kembali forum serupa di tahun depan sehingga lebih banyak lagi pelaku UMKM, BUMN, dan usaha besar yang terlibat.

 

"Kami usulkan kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali tahun depan serta mengundang lebih banyak BUMN dan usaha besar yang memberikan peluang dan pendampingan bagi UKM untuk masuk dalam rantai pasok mereka," ujar Teten.

 

Sementara itu, juga terdapat 748 pelaku UMKM dari 25 provinsi dan perwakilan Asosiasi, BUMN, BUMD, kementerian dan lembaga, serta dinas daerah.

 Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), pada tahun 2022 ada sekitar 64 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Namun, jumlah UMKM digital yang mampu berbisnis secara online baru sekitar 19 juta unit usaha atau 29%. Berikut lima kendalanya seperti tertera dalam grafik.

Reporter: Nadya Zahira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait