Sinergikan Layanan Transaksi, BRI Kerja Sama dengan Kospin Jasa

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjalin sinergi dengan Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa sebagai dukungan terhadap gerakan ekonomi kerakyatan.
Image title
Diproduksi oleh Tim Publikasi Katadata
28 Oktober 2019, 15:58
BRI
Katadata

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menjalin sinergi dengan Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa sebagai dukungan terhadap gerakan ekonomi kerakyatan. Peluncuran kerja sama dilaksanakan di Jakarta, 27 Oktober 2019.

 

Kerja sama ini merupakan bukti komitmen Bank BRI mendorong ekonomi kerakyatan, dengan cara bekerja sama dengan lembaga yang memiliki kesamaan visi dalam memberdayakan usaha mikro dan kecil. Tujuannya agar dapat melayani lapisan masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbankable) atau keuangan lainnya.

 

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo menjelaskan, salah satu bentuk kerja sama Bank BRI dan Kospin Jasa adalah pengembangan layanan yang mengintegrasikan system to system melalui Application Program Interface (API). Layanan ini memungkinkan anggota Kospin Jasa melakukan transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM Bank BRI dari rekening Kospin Jasa serta menabung ke rekening Kospin Jasa melalui fasilitas BRIVA.

 

“Melalui kerja sama ini anggota Kospin Jasa dapat memanfaatkan e-channel milik Bank BRI yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia untuk melakukan transaksi tarik tunai dan penyetoran atau menabung ke rekeningnya di Kospin Jasa,” kata Hari.

 

Hingga akhir September 2019, tercatat Bank BRI memiliki 9.635 jaringan kantor, 230.821 jaringan e-channel (ATM, EDC, CRM, dan E-Buzz), serta 380.461 Agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Kerja sama Bank BRI dengan Kospin Jasa diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia serta ekonomi kerakyatan, khususnya kepada usaha mikro dan kecil. Hingga akhir September 2019, Bank BRI secara konsolidasi telah menyalurkan kredit senilai Rp 903,14 triliun.  Sepertiga di antaranya atau senilai Rp 301,89 triliun disalurkan ke segmen usaha mikro.

Penulis: Tim Publikasi Katadata

Video Pilihan

Artikel Terkait