18 Mercedes Benz Senilai Rp 1 Miliar Disewa untuk Pelantikan Jokowi

Sebanyak 18 mobil Mercedes Benz bertipe s450 dan e300 disewa selama empat hari.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
17 Oktober 2019, 13:53
pelantikan presiden, Jokowi-Maruf
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Ilustrasi. Mercedes Benz tipe E dan S dan mobil mewah lainnya akan disewa untuk pelantikan Jokowi-Ma'ruf.

Pemerintah menyewa 18 mobil Mercedes Benz untuk tamu negara yang akan hadir dalam pelantikan Joko Widodo (Jokowi) -Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019. Untuk menyewa 18 mobil tersebut, pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp 1 miliar.

“Kami siapkan semua kendaraan premium,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartoni di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/10).

Heru menyebut 18 mobil Mercedes Benz yang disewa bertipe s450 dan e300 selama empat hari. Mercedes Benz s450 akan digunakan bagi tamu kepala negara dan setingkatnya. Beberapa kepala negara dan setingkatnya yang dijadwalkan hadir berasal dari Brunei, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Myanmar, dan Filipina, dan Tiongkok.

(Baca: Jelang Pelantikan Jokowi, TNI-Polri Perketat Pengamanan Objek Vital)

Sementara, mobil Mercedes Benz e300 diperuntukkan bagi utusan negara lain. Negara yang mengirimkan utusannya untuk hadir di pelantikan Jokowi-Ma’ruf, yakni Thailand dan Amerika Serikat.

Adapun, Jokowi-Ma’ruf akan menggunakan mobil yang dimiliki oleh negara. “Masih mobil lama, karena standarnya harus mobil keras dan mobil keras kan kewenangan dari Sekretariat Negara,” kata Heru.

Selain 18 mobil tersebut, Heru mengatakan pihaknya menyiapkan beberapa mobil pendukung. Beberapa mobil itu, antara lain Mercedes Benz s450, e300, e250, dan e200.

Pemerintah juga menyiapkan mobil pendukung berjenis Toyota Alphard, Toyota Camry, dan Toyota Fortuner. "Sisanya (18 unit) kita sewa,” kata Heru.

(Baca: Jokowi: Banyak Wajah Baru di Kabinet Periode Kedua)

Terkait dengan keamanan, nantinya tamu negara akan dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Menurut Heru, ada 9-12 rangkaian Paspampres yang akan mengawal tamu negara dari bandara hingga lokasi menginap.

Di lokasi menginap, pengawalan tamu negara dibatasi hanya lima rangkaian. “Di tanggal 20 Oktober kami siapkan rangkaian yang lebih pendek,” ucap Heru.

Lebih lanjut, Heru merekomendasikan para tamu negara untuk menginap di hotel yang dekat dengan gedung DPR/MPR, Jakarta. Sebab, gedung DPR/MPR akan menjadi lokasi pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

Beberapa hotel yang disarankan, yakni Fairmont, Mulia, Sultan, Four Season. “Tentunya ada permintaan khusus dari kepala negara yang sudah mem-booking hotel, seperti Mandarin dan Hyatt,” kata Heru.

(Baca: Banyak Bocoran Nama Menteri, Jokowi: Susunan Kabinet Sudah Rampung)

Untuk diketahui, pelantikan Jokowi-Ma’ruf bakal dilaksanakan pada 20 Oktober 2019 pukul 14.30 WIB. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Jokowi pada pagi hari sebelum pelantikan akan menggelar courtesy call dengan seluruh kepala negara sahabat.

Siang harinya, Jokowi akan berangkat dari Istana Negara ke Gedung MPR untuk mengikuti pelantikan bersama Ma'ruf. Setelahnya, Jokowi akan kembali ke Istana Negara dan ada doa bersama yang dipimpin oleh Ma'ruf.

“Kalau Bapak Presiden ingin bekerja, ya bisa saja akan terjadi pengumuman (kabinet) dan sebagainya," kata Moeldoko.

(Baca: Prabowo Siap Gabung Kabinet Pemerintahan Jokowi dengan Syarat)

Editor: Yuliawati

Video Pilihan

Artikel Terkait