Wamentan Harvick Dihubungi Sehari Sebelum Pelantikan

Harvick merupakan kader Nahdlatul Ulama dengan jabatan terakhir sebagai Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Image title
23 Desember 2020, 16:02
wakil menteri, Harvick Hasnul Qolbi,
Laily Rachev|Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (kanan) saat pelantikan di Istana Negara, Rabu (23/12/2020).

Presiden Jokowi melantik enam menteri baru dan lima wakil menteri di Istana Negara, Rabu (23/12). Salah satunya, Harvick Hasnul Qolbi yang dilantik menjadi wakil dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sebelumnya, posisi ini tidak diisi oleh siapapun.

Harvick mengatakan dia dihubungi pihak istana sehari sebelum pelantikan atau pada Selasa kemarin sore. Dia mengatakan ada beberapa urusan krusial yang dititipkan Jokowi kepadanya. Yang utama mengenai ketahanan pangan di masa mendatang.

"Di tengah pandemi ini menjadi hal yang sangat serius mengingat ruang gerak pertanian dan produk pertanian kemungkinan besar terganggu," kata Harvick usai pelantikan hari ini.

Harvick merupakan kader Nahdlatul Ulama dengan jabatan terakhir sebagai Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dia juga pernah menjadi Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) pada periode 2015-2020. LPNU bertugas melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama di bidang pengembangan ekonomi warga NU.

Pria asal Minang ini juga pernah menjadi Ketua Presidium MPP Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda. Harvick juga pernah mendaftarkan diri menjadi calon Ketua Umum Persija Jakarta 2015-2019. Namun, ia tidak melanjutkan lamaran tersebut lantaran mengaku ingin menaruh konsentrasinya di LPNU.

Selama masih duduk di posisi bendahara, ia beberapa kali sudah menunjukkan dukungan untuk Jokowi. Selain Harvick, Jokowi juga melantik Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang merupakan seorang kader NU.

 

Advertisement
Reporter: Rizky Alika
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait