Halau Varian Baru Corona, 200 WNI dan WNA Dikarantina selama 5 Hari

Pemerintah akan membiayai karantina para WNI. Di lokasi karantina, petugas melakukan tes swab dengan metode PCR test dua kali,
Image title
29 Desember 2020, 21:32
pandemi corona, karantina wajib 5 hari, WNI dan WNA
ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.
Calon penumpang mengantre di loket check in Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/12/2020). Menurut data pengelola bandara Juanda, jumlah penumpang pesawat udara pada mudik libur Natal mencapai 25.676 ribu penumpang atau menurun 54,06 persen dibandingkan tahun 2019 yang mencapai 55.885 ribu penumpang.

Satgas Udara Penanganan Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta mulai menerapkan karantina selama lima hari bagi seluruh penumpang dari penerbangan internasional. Kewajiban karantina ini diterapkan kepada sekitar 200 Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing yang tiba di bandara internasional tersebut, Senin lalu (28/12).

Kebijakan ini merupakan bagian dari protokol kesehatan yang diatur dalam Addendum SE Nomor 03 Tahun 2020. Aturan tersebut menyebutkan ketentuan khusus yakni pelaku perjalanan WNA dari Inggris yang memasuki Indonesia baik langsung mau pun transit di negara asing, tidak dapat memasuki Indonesia.

Hal tersebut terkait dengan upaya mencegahnya masuknya varian baru virus corona ke Indonesia. Varian baru virus itu ditemukan pertama kali di Inggris, dan saat ini sudah menyebar di beberapa negara di Asia.

“Mulai kemarin, 28 Desember 2020, seluruh penumpang rute internasional yang tiba di Indonesia termasuk di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta harus melakukan karantina selama 5 hari di lokasi yang disiapkan,” kata Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel M.A Silaban (TNI AU), dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (29/12).

Advertisement

Pemerintah akan membiayai karantina para WNI. Di lokasi karantina, petugas akan memeriksa tes swab dengan metode PCR test dua kali, pertama saat baru tiba dan kedua dalam lima hari ke depan. Sementara itu, bagi WNA karantina membiayai sendiri baik hotel atau tempat penginapan yang telah mendapat sertifikasi sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta Darmawali Handoko mengatakan terdapat sekitar 200 orang penumpang internasional yang menunggu di Terminal 3 Kedatangan Internasional untuk menjalani proses karantina. Proses karantina sempat menimbulkan antrean dan kepadatan di Terminal 3 Kedatangan Internasional.

Berbagai unggahan foto dan video  seperti yang beredar di media sosial. Salah satunya pemilik akun Twitter @arismrd yang membagikan foto kepadatan penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Padatnya jumlah penumpang membuat social distancing tak lagi dihiraukan.

“Baru dapat kabar dari teman sejawat, beginilah keadaan terminal 3 kedatangan internasional malam ini. Entah mau jadi apa kita ini,” ujarnya dalam akun twitter.

Darmawali mengatakan, sebanyak 200 orang dalam antrean proses karantina dan kini mereka telah mendapatkan hotel. "Karena sejumlah pesawat juga datang bersamaan,” kata Silaban.

Reporter: Annisa Rizky Fadila
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait