Popularitas Squid Game Beri Berkah Penjual Online di Cina

Popularitas serial Squid Game membuat produsen Cina ramai-ramai memproduksi berbagai merchandise.
Image title
7 Oktober 2021, 11:34
Squid Game, Netflix
imdb.com
Salah satu adegan dalam serial Netflix terbaik berjudul Squid Game (2021)

Popularitas serial Netflix, Squid Game, membuat penjual online di e-commerce Cina mendapatkan banyak keuntungan. Padahal, serial itu belum secara resmi diluncurkan di Cina.

South China Morning Post melaporkan, pabrik-pabrik dan para penjual online di Cina sudah sibuk menghasilkan produk bertema Squid Game, seperti sweater dan topeng.

Karyawan sebuah produsen pakaian yang berjualan di Alibaba.com, Anna Feng,  menyarankan perusahaannya untuk menawarkan produk bertema Squid Game setelah menyadari popularitas serial itu sedang meroket. "Permintaannya sangat besar,” kata Feng dikutip oleh South China Morning Post pada Rabu (6/10).

Sebagian pesanan datang dari luar Cina, seperti Amerika Serikat (AS), Kanada, Inggris, dan Korea Selatan. Ia memperkirakan, popularitas serial itu akan bertahan sekitar dua hingga tiga pekan. "Kemudian perlahan-lahan menurun,” kata Feng.

Penjual online Cina lainnya bahkan telah menjual lebih dari 2.000 topeng hitam Squid Game hanya dalam tiga hari selama pekan pertama debut serial itu. Sejauh ini, toko tersebut telah menghasilkan lebih dari 300.000 yuan atau US$ 46.535 dari penjualan produk bertema Squid Game.

Di platform e-commerce Taobao, halaman produk juga dipenuhi pertanyaan dari pelanggan yang menanyakan penjualan produk bertema Squid Game.

Serial Squid Game memang sedang naik daun. Berdasarkan Fix Patrol, Squid Game menduduki peringkat pertama pada kategori 'Netflix World Top 10 Program TV' di 81 negara. Bahkan, karena popularitas serial itu, perusahaan penyedia layanan internet asal Korea Selatan SK Broadband menggugat Netflix.

SK Broadband mengklaim bahwa popularitas Squid Game di Netflix telah menyebabkan banyak orang tertarik dan menonton streaming serial tersebut. Pada akhirnya, terjadi lonjakan lalu lintas atau trafik jaringan internet dan membuat pemakaian bandwidth menjadi tinggi.

Perusahaan mencatat, Squid Game serta konten lainnya di Netflix membuat pemakaian per September 2021 menjadi 1,2 triliun bit data per detik. Angkanya melonjak 24 kali lipat dibandingkan Mei 2018.

Ini merugikan SK Broadband. Sebab, operator seluler itu mesti mengeluarkan biaya pemeliharaan dan peningkatan jaringan akibat lonjakan trafik yang disebabkan serial Netflix itu.

Squid Game merupakan serial Netflix yang berasal dari Korea Selatan. Serial tersebut ditulis dan disutradarai oleh Hwang Dong-hyuk. Serial itu mengisahkan tentang Seong Gi-Hun yang tak memiliki pekerjaan tetap dan memiliki tumpukan utang.

Dalam situasi kesulitan, Seong Gi-Hun memilih permainan judi dengan hadiah 45,6 miliar won untuk satu pemenang. Sahabatnya yang bernama Cho Sang-Woo dengan pekerjaan yang bagus juga mengikuti permainan yang sama karena menghadapi krisis penggelapan dana perusahaan.

Total pemain yang mengikuti permainan judi tersebut berjumlah 456 orang. Mereka harus bersaing karena yang kalah bersiap kehilangan nyawa. 

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait