Bahas Proyek Energi oleh BUMN, Arcandra Temui Rini Soemarno
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar membahas sejumlah proyek strategis di sektor energi yang melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Untuk itu, Arcandra menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (8/8).
Pertemuan tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung kurang lebih satu jam. "Kami tidak bahas spesifik. Ada tambang, listrik. Ada PLN, Pertamina juga. Jadi macam-macam-lah," kata Rini saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (8/8). (Baca: Dukung 4 Proyek Menteri ESDM, Luhut: Macam-Macam Buldoser Saja)
Di sisi lain, Arcandra tak mau berkomentar banyak mengenai pembahasan dalam pertemuan itu. "Say hi saja dengan Menteri BUMN," ujar dia saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta.
Sejak memulai hari pertama bekerja sebagai Menteri ESDM pada Kamis dua pekan lalu (28/7), Arcandra bergerak cepat. Pada hari pertama perdananya kerja itu, alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengadakan rapat dengan beberapa pejabat di Kementerian ESDM.
Dalam rapat itu, pembahasan rapat terdiri dari berbagai sub sektor yang ada di ESDM. Di sektor migas misalnya, setidaknya ada 30 program strategis yang harus diselesaikan mulai sektor hulu hingga hilir. Yang paling atas adalah penyelesaian revisi Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.
(Baca: 30 Program Strategis Migas Jadi Fokus Utama Menteri Arcandra)
Pada Kamis (4/8) pekan lalu, Arcandra memanggil beberapa perusahaan migas besar yang beroperasi di Indonesia. Antara lain ENI, ExxonMobil, Inpex Corporation, Total E&P Indonesie, dan Pertamina.
Tujuannya mendorong perusahaan-perusahaan migas itu untuk segera menggarap dan menyelesaikan proyeknya. Ada empat megaproyek strategis di sektor hulu migas saat ini, yaitu proyek Jangkrik oleh ENI, Blok Masela oleh Inpex, proyek laut dalam atau Indonesia Deepwater Development (IDD) oleh Chevron dan proyek kilang atau Train 3 Tangguh oleh BP.
Dari empat megaproyek itu, baru proyek Jangkrik dan Train 3 yang telah berjalan lancar. Di luar itu, ada pengembangan Blok Cepu oleh Exxon dan proses alih kelola Blok Mahakam dari Total kepada Pertamina.
(Baca: Percepat Proyek, Menteri ESDM Panggil Bos Perusahaan Migas)
Selain itu, pada Sabtu (6/8) lalu, Arcandra melawat ke kantor PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam pertemuan itu, ia melakukan perkenalan dengan seluruh direksi PLN. Termasuk membahas kondisi sektor kelistrikan dan kinerja pembangunan megaproyek listrik 35 ribu megawatt.
