Rini memberikan waktu setahun ke depan kepada Pahala untuk menunjukan pencapaian kinerjanya dalam memimpin Garuda Indonesia.
Pahala Manshury
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala Nugraha Mansury berpose usai konferensi pers di kantor Garuda City Center, Tangerang, Banten, Rabu (12/4). ANTARA FOTO/Fajrin Raharjo

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berharap Pahala Nugraha Mansury sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) yang baru dapat memperbaiki kinerja perusahaan. Salah satu caranya adalah membuat dan menawarkan paker-paket menarik bagi wisatawan untuk menggunakan jasa dan layanan Garuda.

Untuk menarik masyarakat, menurut Rini, Garuda tidak sekadar menjual tiket pesawat. Namun, perusahaan pelat merah ini bisa memasukkan paket hotel dan transportasi darat selama melakukan perjalanan wisata bagi pelanggannya. (Baca: Kementerian BUMN Rombak Direksi Garuda, Pahala Jadi Dirut)

Terobosan ini diharapkan dapat memperkuat kondisi keuangan Garuda. "Ini yang secara sistem mau kami perbaiki di sana," ujar Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (18/4).

Selain tak hanya menjual tiket, Pahala juga diharapkan dapat mensinergikan anak perusahaan Garuda. Saat ini, Garuda memiliki anak usaha Citilink dan PT GMF AeroAsia, yang merupakan salah satu fasilitas perawatan pesawat terbesar di Asia. (Baca: Puluhan Miliar Suap Emirsyah Tersebar di Indonesia dan Singapura)

Rini memberikan waktu setahun ke depan kepada Pahala untuk menunjukan pencapaiannya memimpin Garuda Indonesia. "Kami beri waktu dalam 12 bulan ini," kata dia.

Kondisi keuangan Garuda memang menjadi fokus dari Menteri Rini. Hal ini juga yang membuatnya mencopot Arif Wibowo selaku Dirut Garuda dan digantikan Pahala. Kepemimpinan Arif dianggap belum kuat di bidang operasional dan keuangan.

Sepanjang 2016, perusahaan maskapai penerbangan ini hanya bisa mencapatkan laba bersih US$ 9,36 juta. Padahal, pada tahun sebelumnya mencapai US$ 78 juta. (Baca: Garuda Hapus Pos Direktur Operasi Agar Fokus Integrasi Bisnis)

Alhasil, pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda, 12 Maret lalu, Rini mencopot Arif Wibowo dan menggantikannya dengan Pahala yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan Bank Mandiri. “Kami melihat setelah interview banyak pihak, Pak Pahala yang paling tepat untuk itu," kata Rini.