Ekspansif di Luar Negeri, ICBP Akuisisi Dua Perusahaan Asing Rp 44 T

Pada 22 Mei 2020 Indofodd CBP mengumumkan telah menyepakati akuisisi Pinehill Corpora dan Steele Lake senilai Rp 44,07 triliun
Image title
24 Mei 2020, 08:03
Ilustrasi, Gedung Indofood Tower. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mengumumkan telah mencapai kesepakatan akuisisi Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake senilai Rp 44,07 triliun.
KATADATA / Agung Samosir
Ilustrasi, Gedung Indofood Tower. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mengumumkan telah mencapai kesepakatan akuisisi Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake senilai Rp 44,07 triliun.

PT Indofodd CBP Sukses Makmur Tbk atau ICBP mengumumkan kesepakatan akuisisi seluruh saham Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake. Kesepakatan ini ditandatangani pada Jumat, 22 Mei 2020.

Dua perusahaan yang berbasis di British Virgin Island ini tercatat memiliki penyertaan saham di Pinehill Company Limited, yang memiliki kepemilikan di sejumlah perusahaan produsen mie instan.

Mengutip keterbukaan informasi, Jumat (22/5), Corporate Secretary ICBP Gideon A. Putro menjabarkan, Pinehill Company Limited tercatat memiliki kepemilikan sebesar 59% atas Pinehill Arabia Food Limited, yang berbasis di Arab Saudi. Bisnis utama Pinehill Arabia adalah, produsen mie instan.

"Pinehill Company Limited juga memiliki 100% kepemilikan atas Platinum Stream Profits Limited, yang memiliki kepemilikan 48,99% pada Dufil Prima Foods Plc. Perusahaan ini memiliki bisnis utama produksi mie instan di Nigeria dan Ghana," kata Gideon, dalam keterbukaan informasi, dikutip Minggu (24/5).

Advertisement

Kepemilikan Pinehill Company Limited juga terdapat pada Salim Wazaran Group Limited, sebesar 59%. Perusahaan ini diketahui memiliki penyertaan langsung dan tidak langsung paling sedikit 80% pada beberapa perusahaan di bidang produksi mie instan.

(Baca: Penjualan Positif, Laba Indofood Tumbuh 17,81% Sepanjang Tahun 2019)

Penyertaan saham Salim Wazaran pada beberapa perusahaan ini tersebar beberapa negara, yakni di Mesir, Kenya, Maroko, dan Serbia.

Selain itu, Pinehill Company Limited juga memiliki kepemilikan sebesar 59% pada Salim Wazaran Gida Sanayi Ve Yatirim Anonim Sirketi. Perusahaan investasi yang berbasis di Turki ini, memiliki kepemilikan 80% atas Adkoturk Gida Sanayi Ve Tikaret Limited Şirketi, yang merupakan perusahaan produsen mie instan di Turki.

Melalui kesepakatan ini, ICBP akan mengakuisisi seluruh saham perusahaan yang dimiliki oleh Pinehill Corpora, yakni sebanyak 70.828.180 saham. Jumlah ini setara dengan 51% saham yang dijual oleh Pinehill Corpora.

Kemudian, ICBP juga akan mengakuisisi seluruh saham yang dimiliki oleh Steele Lake, yaitu sebanyak 68.050.408 saham. Jumlah ini setara dengan 49% dari total saham yang telah diterbitkan oleh Steele Lake.

Harga pembelian seluruh saham yang disepakati adalah sebesar US$ 2,99 miliar atau Rp 44,07 triliun (asumsi kurs Rp 14.700). Untuk saham Pinehill Corpora, ICBP akan membayar sebesar US$ 1,52 miliar atau setara dengan Rp 22,47 triliun.

(Baca: Harga Saham 2 Emiten Indofood Tergerus Corona, Analis Rekomendasi Beli)

Sementara, untuk akuisisi saham Steele Lake, perseroan akan membayar sebesar US$ 1,46 miliar atau setara dengan Rp 21,59 triliun. Finalisasi akuisisi dua perusahaan ini direncanakan pada 30 April 2022.

Gideon menjelaskan, akuisisi ini dilakukan mengingat Pinehill Company yang dimiliki oleh Pinehill Corpora dan Steele Lake, memiliki lini yang sama dengan perseroan. Selain itu, saham yang dibidik telah memiliki posisi yang kuat di delapan negara, yang tersebar di tiga region, yakni Timur Tengah, Afrika, dan Eropa.

"Akuisisi ini akan memberikan platform yang langsung tersedia dan penting bagi perseroan untuk mendistribusikan, dan bahkan memproduksi beragam produk konsumen yang saat ini diproduksi dan didistribusikan di Indonesia, di pasar target yang berkembang pesat," ujarnya.

Untuk mendanai aksi akuisisi ini, ICBP mengalokasikan sebesar US$ 300 juta atau setara dengan Rp 4,41 triliun dari kas internal. Sementara, sisanya sebesar Rp 39,66 triliun akan dibiayai dari pinjaman perbankan.

Saat ini, ICBP masih dalam tahap diskusi dengan bank-bank yang berpotensi menjadi kreditur, dan belum ada ketentuan yang bersifat definitif.

(Baca: Dikuasai Grup Salim, Bank Ina Akan Ditopang Indofood dan Indomaret)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait