The Fed: Pemulihan Ekonomi AS Bisa Terhenti Tanpa Stimulus Tambahan

Presiden Donald Trump siap melanjutkan negosiasi terkait anggaran bantuan US$ 1.200 bagi warga AS setelah sebelumnya memutuskan menunda pembahasan paket stimulus tambahan hingga pemilu berakhir.
Agustiyanti
8 Oktober 2020, 11:49
Donald Trump, presiden AS, stimulus AS, amerika serikat
ANTARA FOTO/REUTERS/David Ryder/ama/dj
Ilustrasi. Bank Sentral AS memperingatkan pemulihan ekonomi AS akan terhenti tanpa tambahan stimulus fiskal.

The Federal Reserve menekankan pemulihan ekonomi Amerika Serikat akan terhenti jika pemerintah tidak memberikan lebih banyak stimulus fiskal. Pernyataan ini muncul dalam rapat bank sentral sehari setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menunda pembahasan stimulus tambahan yang mencakup bantuan langsung tunai sebesar US$ 1.200 kepada warga AS dan bailout untuk maskapai.

Dikutip dari Washington Post, dokumen risalah The Fed yang dipublikasin pada Rabu (7/10), menggarisbawahi bagaimana pandangan para pemimpin The Fed pada paket stimulus yang menjangkau rumah tangga, pelaku bisnis kecil, dan pemerintah federal sangat penting untuk menjaga pemulihan ekonomi.

Bank Sentral AS memperkirakan ekonomi akan melambat dengan cepat pada kuartal keempat jika tidak ada paket baru. Sebagian besar ramalan perbaikan ekonomi memperhitungkan tambahan paket akan disetujui pada tahun ini.

Selama beberapa bulan terakhir, para pemimpin The Fed terus menyerukan agar pemerintah lebih banyak memberikan bantuan langsung tunai ke rumah tangga, bisnis, dan industri yang masih goyah. Sementara kebijakan The Fed dipusatkan untuk mendukung pasar keuangan serta program pinjaman kepada pelaku bisnis menengah dan pemerintah daerah.

Advertisement

Trump pada Selasa (6/10) menyatakan telah meminta jajarannya untuk menunda pembahasan paket stimulus jumbo tambahan yang saat ini sedang dibahas di Kongres hingga setelah pemilu. Namun sehari setelahnya, ia mengatakan siap menandatangani anggaran stimulus US$ 1.200 untuk warga AS yang merupakan salah satu bagian dari paket stimulus.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan kepada wartawan bahwa negosiasi stimulus dibatalkan, tetapi dalam wawancara di Fox News menyebut pemerintah akan mendukung pendekatan yang lebih kecil untuk membantu beberapa sektor ekonomi.

Sementara dalam wawancara terpisah dengan CNBC, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan pendekatan tersebut kemungkinan tidak akan berhasil.

Washington Post melaporkan Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin telah melakukan diskusi melalui sambungan telepon terkait prospek anggaran terpisah dari stimulus untuk maskapai penerbnagan.

 Sejak menyetujui hampir US$ 3 triliun bantuan ekonomi pada musim semi, Kongres dan Gedung Putih telah gagal mencapai kesepakatan tentang paket lain, meskipun ada peringatan dari para ekonom, termasuk Federal Reserve.

 Ekonomi Amerika Serikat berangsur pulih setelah terkontraksi dalam pada kuartal kedua, seperti terlihat dalam databoks di bawah ini. Namun, ancaman gelombang kedua masih menghantui perekonomian terbesar di dunia itu. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait