Potensi Kerusuhan Pelantikan Biden Mengancam Pelemahan Rupiah

Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka stagnan dari posisi kemarin di level Rp 14.070 per dolar AS.
Agatha Olivia Victoria
19 Januari 2021, 09:35
kurs rupiah, nilai tukar, dolar as, pelantikan joe biden
Adi Maulana Ibrahim |Katadata
Ilustrasi. Kurs rupiah menguat tipis ke posisi Rp 14.065 per dolar AS hingga pukul 09.30 WIB.

Nilai tukar rupiah dibuka stagnan di level Rp 14.070 per dolar AS pada perdagangan di pasar spot pagi ini, Selasa (19/1). Kurs rupiah berpotensi melemah menjelang pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden yang  dikhawatirkan kembali memicu kerusuhan. 

Beberapa mata uang Asia menguat pagi ini. Mengutip Bloomberg, yen Jepang melemah 0,07%, rupee India 0,29%, dan yuan Tiongkok 0,18%. Dolar Hong Kong terlihat stagnan, sementara mayoritas  justru menguat. Dolar Singapura yang naik 0,16%, dolar Taiwan 0,11%, won Korea Selatan 0,24%, peso Filipina 0,02%, ringgit Malaysia 0,12%, dan baht Thailand 0,19%.

Direktur Riset Center Of Reform on Economics Piter Abdullah Redjalam mengatakan rupiah masih akan tertekan melemah walaupun tidak akan dalam. "Ada bayang-bayang pergantian presiden di AS tidak berjalan mulus," ujar Piter kepada Katadata.co.id, Selasa (19/1).

Meskipun kecil kemungkinan terjadi kerusuhan, tetapi ada risiko aksi penolakan para pendukung Presiden AS Donald Trump yang akan terus mengganggu efektivitas Joe Biden ke depan. Aksi tersebut pun memunculkan ketidakpastian global.

Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris akan dilantik pada Rabu (20/1) di The Capitol Washington DC. Menjelang pelantikan, berbagai unjuk rasa hingga ancaman perang saudara mewarnai Negeri Paman Sam.

Di sisi lain, Piter menyebutkan, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi tidak hanya di Indonesia mengurangi keyakinan investor bahwa pandemi bisa cepat ditanggulangi. "Dua hal ini menyebabkan dolar AS sebagai investasi yang paling aman cenderung menguat," kata dia.

Melansir laman resmi Worldometers, kasus positif Covid-19 kian melonjak hingga 96 juta. Angka kematian mencapai 2,05 juta dan kesembuhan 68,61 juta.

Indonesia pun semakin mendaki peringkat kasus terbanyak. Dengan total kasus 917.015, RI kini berada di peringkat ke-20. Kasus kematian tercatat 26.282 sementara 745.935 orang berhasil pulih.

Senada, Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto memperkirakan kurs Garuda masih terdepresiasi hari ini. "Perkembangan rupiah dipengaruhi sentimen global memburuknya pandemi di banyak negara," kata Rully kepada Katadata.co.id.

Sementara itu, pasar juga akan menunggu sinyal yang dikeluarkan Bank Indonesia pada hasil Rapat Dewan Gubernur pekan ini. Konsensus memperkirakan bank sentral akan kembali mempertahankan suku bunga acuan.

Sebelumnya, Pemerintah AS menetapkan status siaga darurat untuk Washington mulai 11 Januari hingga hari pelantikan Biden. Reuters melaporkan Trump menetapkan status darurat ini setelah Federal Bureau of Investigation (FBI) memberikan peringatan potensi terjadinya pemberontakan bersenjata saat pelantikan Biden.

FBI mengingatkan protes bersenjata tersebut berpotensi muncul di semua 50 ibu kota negara bagian AS. Ancaman dengan skala kekerasan lebih besar ini setelah para pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol pada Rabu pekan lalu. Sebanyak 15.000 tentara telah dikirim ke Washington untuk melindungi ibu kota AS.

Pada Senin (11/1), Wali Kota Washington D.C. Muriel Bowser mengirimkan surat berisi permintaan agar Trump menyatakan situasi ‘siaga keadaan darurat’ bagi wilayah District of Columbia menjelang pelantikan Biden pada 24 Januari mendatang. Wali Kota perempuan itu menyampaikan pelantikan tahun ini mememiliki tantangan khusus yakni pandemi corona dan juga potensi kekerasan terkait penyerbuan Gedung Capitol AS.

Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Agustiyanti

Video Pilihan

Artikel Terkait