IHSG Berpeluang Naik Usai Anjlok Pekan Lalu, Ini Saham Pilihan Analis

IHSG ditutup di level 6.016 pada pekan lalu, anjlok 1,15% dibandingkan pekan sebelumnya.
Image title
26 April 2021, 06:39
IHSG, IHSG turun, rekomendasi saham hari ini, saham pilihan analis
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
Ilustrasi. IHSG diperkirakan bergerak naik pada awal pekan ini.

Indeks harga saham gabungan pada perdagangan pekan lalu ditutup di level 6.016, anjlok 1,15% dibandingkan pekan sebelumnya.  Para analis memperkirakan, IHSG naik pada awal pekan ini, Senin (26/4). 

Perkiraan tersebut, antara lain datang dari Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, indeks akan bergerak pada rentang 5.980 dan 6.098.

"Selanjutnya di akhir April, investor akan cenderung berhati-hati menyambut data indeks kinerja sektor manufaktur dan inflasi awal Mei 2021," kata Lanjar dalam risetnya yang dikutip hari ini.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal, menurut dia, antara lain PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

Advertisement

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga mengatakan IHSG berpotensi naik. Berdasarkan analisisnya. indeks akan bergerak pada rentang 5.960 dan 6.123.

William menyebut, IHSG hingga  kini masih menunjukkan upaya keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. Fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.

"Namun mengingat masih kuatnya dan stabilnya kondisi perekonomian Indonesia maka IHSG masih berpeluang untuk menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik," kata William.

Menurut William, ada beberapa saham yang layak untuk mendapat perhatian hari ini, seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga memprediksi IHSG hari ini naik. Hasil analisisnya menunjukkan, area support maupun resistance maksimum berada pada 5.940 hingga 6.054.

"Mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga ke depannya berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan Aji dalam risetnya.

Sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, menurut Nafan, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Di sisi lain, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG bergerak turun dengan area support di level 5.983 dan 5.951 dan resistance  di level 6.059 dan 6.037.

"Secara teknikal pergerakan IHSG masih berada dalam tren pelemahan tetapi terlihat rentang pelemahan mulai terbatas," kata Dennies.

Ada beberapa saham yang direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya karena indikator teknikal dan sentimen yang netral. Saham itu di antaranya PT Sarana Menara Nusantara (TOWR), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Meski anjlok dibandingkan akhir pekan sebelumnya, IHSG pada perdagangan Jumat (23/4) menguat 0,38% dibandingkan hari sebelumnya, terlihat dalam databoks di bawah ini. 

Reporter: Ihya Ulum Aldin
Editor: Agustiyanti
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait