Rupiah Jeblok ke 14.470 per US$ Jelang Libur Cuti Bersama Lebaran

Rupiah melemah pada perdagangan hari terakhir sebelum libur panjang cuti bersama Lebaran, tertekan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed secara agresif pada pekan depan.
Image title
28 April 2022, 09:45
rupiah, rupiah hari ini, dolar AS
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Ilustrasi. Rupiah pada perdagangan pagi ini melemah ke Rp 14.470 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,2% ke level Rp 14.442 per dolar AS pada perdagangan hari terakhir jelang libur cuti bersama, Kamis (28/4). Rupiah tertekan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed secara agresif pada pekan depan.

Mengutip Bloomberg, rupiah semakin melemah dari posisi pembukaan ke Rp 14.468 per dolar AS hingga pukul 09.30 WIB. Mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS. 

Yen Jepang melemah 0,21%, dolar Taiwan 0,2%, won Korea Selatan 0,22%, yuan Cina 0,12%, ringgit Malaysia 0,03%, baht Thailand 0,14%, serta dolar Singapura 0,13%, dan dolar Hong Kong 0,01%.  Sementara itu, rupee India dan peso Filipina masing-masing menguat 0,07%.

"Pelaku pasar mungkin mengantisipasi pengumuman kebijakan suku bunga acuan AS pada Kamis (5/4) dini hari, di mana perbankan nasional saat itu masih tutup libur Lebaran," ujar pengamat pasar uang Ariston Tjendra kepada Katadata.co.id.

Advertisement

Menurut dia, pasar menantikan arah kebijakan Bank Sentral AS selanjutnya apakah semakin agresif mengetatkan kebijakan moneternya atau tidak. Bank Sentral AS diekspektasikan menaikan suku bunga acuan 50 basis poin pada rapat minggu depan.

Di sisi lain, menurut Ariston, sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat lebih positif hari ini. Sbagian besar indeks saham Asia terlihat dibuka menguat.

"Ini mungkin bisa menjaga rupiah tidak terlalu melemah terhadap dolar AS hari ini. Potensi pelemahan rupiah hari ini di kisaran Rp 14.450 per dolar AS, dengan potensi support di kisaran Rp 14.400 per dolar AS. 

Analis DCFX Futures Lukman Leong juga memperkirakan rupiah akan tertekan hari ini, terutama oleh penguatan dolar AS. Mata uang utama dunia ini diperkirakan terkeren sentimen pengumuman pertumbuhan ekonomi AS pada malam ini. Selain itu, The Fed yang berpotensi menaikkan suku bunga AS secara agresif pada pekan depan juga akan menekan rupiah.

"Rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp 14.400 hingga Rp 15.000 per dolar AS," ujarnya. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait