Inflasi RI Terkendali, Ini Daftar Negara dengan Inflasi Menjulang

Agustiyanti
1 Desember 2022, 14:05
inflasi, pertumbuhan ekonomi, negara maju
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Ilustrasi. BPS mencatat inflasi Indonesia pada November melandai menjadi 5,42% dari 5,71% pada bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia pada November mencapai 5,42%, melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 5,71%. Meski inflasi Indonesia lebih tinggi akibat kenaikan harga BBM sejak September, inflasi Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan banyak negara lain. 

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Setianto menjelaskan, inflasi Indonesia masih jauh lebih rendah dibandingkan inflasi global. Ia memaparkan data IMF yang memperkirakan inflasi global mencapai 9% pada kuartal ketiga dan melambat tetapi masih mencapai 8,3% pada akhir tahun ini. 

"Inflasi makanan secara global masih cukup tinggi, sedangkan inflasi energi sudah mulai menurun," ujar Setianto dalam konferensi pers, Kamis (1/12). 

Ia menjelaskan, inflasi pangan diperkirakan turun dari 7,7% pada 6,9%, sedangkan inflasi energi turun dari 4,7% menjadi 4%. 

Setianto memaparkan data sejumlah negara yang memiliki inflasi tinggi akibat harga pangan dan energi. Berdasarkan data hingga Oktober 2022, inflasi Turki bahkan mencapai 85,5% seiring inflasi pangan dan energi yang melonjak masing-masing mencapai 99% dan 137%.

"Inflasi di Turki cukup tinggi. Amerika Serikat juga mengalami inflasi 7,75%. inflasi bahan makanannya mencapai 12,44% dan inflasi energi mencapai 17,63%," kata dia. 

Berikut daftar negara dengan inflasi tinggi berdasarkan data Oktober:

  • Argentina 88%
  • Turki 85,5%
  • Belanda 14,3%
  • Rusia 12,6%
  • Italia 11,8%
  • Uni Eropa 10,6%
  • Jerman 10,39%
  • Inggris 9,6%
  • Meksiko 8,4%
  • Amerika Serikat 7,75%
  • Afrika 7,6%
  • Australia 7,3%
  • Kanada 6,9%
  • Brasil 6,5%
  • Korea Selatan 5,67%

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait