BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Beserta Kilat Hari Ini

Tak hanya Jakarta, hujan dan kilat diprediksi terjadi di wilayah lain di Indonesia seperti Jawa Barat, Kalimantan Selatan hingga Sumatera Utara
Ameidyo Daud Nasution
14 September 2021, 11:14
jakarta, hujan, bmkg
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Warga berjalan melintasi banjir di kawasan Kedoya Utara, Jakarta, Minggu (21/2/2021). BMKG mengatakan penyebab banjir yang melanda beberapa wilayah di Jakarta disebabkan curah hujan yang tinggi yaitu mencapai 226 milimeter (mm) per hari, dan diperkirakan akan terus melanda berbagai wilayah di Indonesia hingga akhir Februari 2021 atau awal Maret 2021.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan hujan di seluruh wilayah Jakarta pada Selasa (14/9). Hujan disertai kilat diprediksi terjadi di Jakarta Selatan dan Timur pada siang nanti.

Sedangkan hujan telah terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Adapun BMKG memprediksi cuaca ibu kota berawan pada malam nanti.

 

Adapun suhu rata-rata Jakarta berada pada rentang 24 sampai 31 derajat celsius hari ini. Rentang suhu terendah yakni 24 sampai 30 derajat akan terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Advertisement

Tak hanya itu, BMKG juga memperkirakan hujan disertai kilat dan angin kencang juga berpeluang terjadi di Sumatera Utara, Kepulauan Riay, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.

Wilayah lain yang berpotensi diguyur hujan adalah Maluku Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Utara.

Badan tersebut menjelaskan munculnya daerah konvergensi atau wilayah dengan kecepatan angin melambat memicu peningkatan keberadaan awan hujan di beberapa wilayah.

Daerah tersebut berada di Sulawesi barat bagian utara, Sulawesi Tengah, hingga Selat Karimata. Wilayah konvergensi juga terpantau di barat Aceh, Selat Malaka, perairan barat Lampung sampau Riau, Kalimantan Tengah sampai Kalimantan Utara, hingga barat Papua hingga Maluku Utara bagian selatan/

"Kondisi ini mampu meningkatkan potenis pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik," kata BMKG, Selasa (14/9) dikutip dari Antara.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait