TNI Pamer Alutsista di Istana, Jokowi: Bentuk Transparansi APBN

Jokowi mencontohkan salah satu alutsista baru yang dimiliki TNI adalah 56 buah roket Astros yang bisa meluncur sejauh 39 kilometer
Image title
5 Oktober 2021, 12:35
alutsista, tni, jokowi
Antara
Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT TNI di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/10) foto:Antara

Pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) digelar di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (5/10). Presiden Joko Widodo mengatakan, unjuk gigi alat perang itu merupakan bentuk transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sebagaimana diketahui, TNI memamerkan 112 alutsista di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Pameran digelar dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 TNI.

"Ini juga sebagai sebuah bentuk transparansi kepada publik bahwa APBN telah digunakan untuk membeli peralatan ini," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/10).

 Dengan pameran itu, Jokowi berharap masyarakat mengetahui alutsista yang saat ini dimiliki TNI. Presiden memberikan contoh persenjataan baru yakni 56 buah Astros, roket yang bisa meluncur sejauh 39 kilometer.

Mantan Wali Kota Solo itu juga menyampaikan bahwa alutsista yang dipamerkan merupakan pembelian yang relatif baru baru. Ia mencontohkan, Astros dibeli pada 2014 lalu dari Brasil. "Jadi kelihatan sekali barangnya masih barang baru semuanya," ujar dia.

Beberapa jenis alutsista yang ditampilkan yaitu 2 unit kendaraan taktis ringan Sherpa Light Scout, 35 unit kendaraan taktis Anoa, 8 unit Indonesia Light Strike Vehicle (ILSV) Armoured Personel Carrier, dan 2 unit Rantis Bushmaster.

Selain itu ada 19 unit P6 Atav, 24 unit kendaraan Rudal Mistral, 2 unit BTR 4, 1 unit Aligator, 2 unit APC Turangga, 5 unit MLRS (RM 70 Vampire dan Tatrapan), 2 unit Orlikon Skyshield, 4 unit MLRS Astros dan 6 unit Armed Caesar 155 MM.

Seperti diketahui, realisasi belanja program modernisasi alat utama sistem pertahanan senjata (Alutsista) dan non-Alutsista/sarana dan prasarana matra darat Kementerian Pertahanan sebesar Rp 6,05 triliun pada 2020. Kemudian, alokasi total anggaran modernisasi alutsista dan non-Alutsista sebesar Rp 32,48 triliun pada 2021 (outlook).

Adapun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara RAPBN 2022, alokasi program modernisasi Alutsista dan non-Alutsista Kementerian Pertahanan meningkat menjadi Rp 43,26 triliun.

Sebagai informasi, kekuatan militer Indonesia menurut Global Firepower berada di peringkat 16 dunia dengan skor PowerIndex (PwrIndx) sebesar 0,2684 pada 2021. Di kawasan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), kekuatan RI bahkan berada di peringkat pertama.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait