Pameran alat utama sistem senjata (alutsista) internasional, Indo Defence Expo & Forum yang diikuti oleh 1.180 peserta dari 42 negara resmi dibuka pada Rabu (11/6 ) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat
Korea Selatan menyetujui usulan pemerintah Indonesia untuk mengurangi kontribusi finansial dalam proyek jet tempur KF-21, dari sebelumnya Rp 18,6 triliun menjadi Rp 6,97 triliun.
Drone tempur asal Turki, Bayraktar TB2, diminati oleh TNI AU. Pesawat nirawak ini dinilai mumpuni untuk melakukan misi intelijen, pengawasan, pengintaian, dan serangan bersenjata.
Kementerian Keuangan tengah menyusun pagu anggaran untuk 2025. Dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025. Berapa pagu anggaran untuk Kemenhan dan rinciannya?
Kesepakatan pembelian dua kapal selam kelas Scorpene yang diikuti dengan kesepakatan produksinya akan dilakukan di galangan PT PAL, Surabaya akan menguntungkan Indonesia karena ada transfer teknologi.
Korsel berencana memulai proses produksi 40 jet tempur KF-21 Boromae dengan alokasi dana sekitar Rp 2,79 triliun. Produksinya diharapkan selesai seluruhnya pada 2026.
Alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia mayoritas berusia tua karena diproduksi di bawah tahun 2000. Peningkatan anggaran dinilai sebagai salah satu cara meningkatkan kapabilitas militer.
Pemerintah melalui Kemenkeu mengeluarkan aturan baru bahwa impor alutsista terbebas pajak PPN. Pemberian keringanan tersebut untuk keperluan pertahanan dan keamanan nasional.
Dalam debat ketiga pada Minggu, 7 Januari lalu masing-masing capres mempersoalkan alokasi anggaran pertahanan yang rendah. Seperti apa sebenarnya postur alokasi anggaran militer Indonesia saat ini?
Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki sejumlah alutsista yang dibeli bekas, yang masih digunakan hingga saat ini, mulai dari tank hingga jet tempur.