Jokowi Bakal Buka Lagi Pintu Internasional di Wilayah Vaksinasi Tinggi

Sebelumnya Bali dan Kepulauan Riau telah dibuka bagi kedatangan internasional. Jokowi juga meminta ASEAN mengurangi pembatasan pariwisata seiring pandemi Covid-19 yang terkendali
Image title
25 Oktober 2021, 15:48
jokowi, vaksinasi, covid-19
Katadata
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Global Covid-19 Summit pada Rabu (22/9). Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pemerintah telah membuka Bali dan Kepulauan Riau untuk kedatangan wisatawan mancanegara. Meski demikian, Presiden Joko Widodo berencana membuka lagi pintu kedatangan internasional di wilayah yang memiliki tingkat vaksinasi Covid-19 tinggi.

Saat ini pintu kedatangan internasional Bali telah dilakukan secara bertahap. Pembukaan dilakukan setelah tingkat vaksinasi masyarakat Pulau Dewata dosis kedua mencapai 84,8%.

"Indonesia akan membuka secara bertahap wilayah yang lain yang tingkat vaksinasi penuhnya melebihi 70%," kata Jokowi dalam pidato ASEAN Business and Investment Summit, Senin (25/10).

 

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengajak ASEAN mengurangi pembatasan pariwisata seiring dengan terkendalinya pandemi Covid-19. Apalagi, Asia Tenggara menjadi kawasan dengan pembatasan tertinggi di dunia.

Data United Nation World Tourism Organization (UNWTO) mencatat, pembatasan di Asia Tenggara mencapai 82%. Untuk itu, Kepala Negara meminta mobilitas dapat dilonggarkan namun dengan menjamin keamanan dari risiko pandemi.

Selain itu Asean Travel Corridor Arrangement Framework yang digagas Indonesia pada tahun lalu juga perlu segera diimplementasikan. Kemudian, pengakuan sertifikat vaksin di kawasan harus dilakukan.

Jokowi juga meminta pengaturan perjalanan harus dibuat bagi masyarakat yang telah divaksinasi, sehat, dan negatif Covid-19. Apabila ASEAN bisa memfasilitasi mobilitas masyarakat dengan aman, Presiden yakin perekonomian akan kembali berputar. "Roda ekonomi bisa kembali bergerak," ujar dia.

Sebelumnya, kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 623 orang pada Minggu (24/10). Sumbangan terbanyak berasal dari Provinsi DKI Jakarta yakni 131 orang positif.

Kasus di Jakarta kembali meningkat usai tren penurunan sejak 17 Oktober lalu. Di bawah DKI Jakarta adalah Jawa Barat yang melaporkan 77 pasien corona pada Minggu kemarin.

Total jumlah kasus yang didapatkan pada Minggu berasal dari pemeriksaan terhadap 134.282 orang. Ini berarti angka rasio positif atau positivity rate Covid-19 harian mencapai 0,46%.

Sedangkan angka kematian pasien corona hari ini juga bertambah 29 orang. Sumbangan terbanyak berasal dari Jawa Tengah yakni lima orang meninggal dunia.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait