Vaksin Booster Covid-19 Dimulai Hari Ini, Simak Alur dan Prosedurnya

Calon penerima vaksin dapat mengecek jadwal vaksinasi melalui PeduliLindungi. Vaksin ditentukan berdasarkan riwayat dosis primer dan ketersediaan stok.
Image title
12 Januari 2022, 17:01
vaksin, booster, vaksinasi, covid-19
ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp.
Petugas medis menunjukkan vaksin Moderna saat vaksinasi dosis ketiga untuk tenaga kesehatan di Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (13/8/2021). Sebanyak 3000 tenaga kesehatan di Sidoarjo mendapatkan vaksinasi tahap ketiga sebagai booster agar antibodi di dalam tubuh membentuk sistem imun yang kuat. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/hp.

Pemerintah memulai vaksin Covid-19 dosis penguat atau booster pada hari ini. Nantinya, calon penerima vaksin akan melalui sejumlah proses saat menerima suntikan penguat.

Vaksinasi booster program pemerintah digelar di puskesmas, rumah sakit pemerintah, dan pos pelayanan vaksinasi yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan. Calon penerima vaksin dapat mengecek jadwal vaksinasi melalui PeduliLindungi.

Saat tiba di lokasi vaksinasi, calon penerima vaksin akan melalui tiga tahapan atau tiga meja. "Kalau di vaksinasi primer (dosis 1 dan 2) ada dua meja, maka di booster kita tambahkan ada meja di depan sebagai meja praregistrasi," kata Pelaksana Tugas Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Prima Yosephine saat sosialisasi secara daring, Selasa (12/1) malam.

 

Advertisement

Setelah melalui meja praregistrasi, calon penerima vaksin akan diarahkan menuju meja penyuntikan. Usai disuntik, penerima vaksin akan menuju meja pencatatan dan observasi selama 15 menit.

Secara keseluruhan, alur vaksinasi tidak jauh berbeda dengan vaksinasi dosis primer. "Tapi ada meja verifikasi di awal yang menentukan apakah sudah layak mendapatkan booster," katanya.

Secara rinci, berikut alur vaksinasi booster:

Meja Praregistrasi dan Verifikasi

1. Sasaran menunjukkan secara langsung e-tiket vaksin dosis booster yang tertera pada aplikasi PeduliLindungi kepada petugas.

2. Petugas mengecek e-tiket vaksin dosis booster dengan memasukkan nama dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sasaran pada aplikasi PCare Vaksinasi untuk memverifikasi apakah sasaran layak menerima suntikan.

3. Petugas menentukan jenis dan dosis vaksin booster yang akan diterima oleh sasaran dan menuliskannya pada kertas kendali. Vaksin ditentukan berdasarkan riwayat vaksinasi dosis primer dan ketersediaan stok.

4. Petugas juga dapat membantu sasaran yang mengalami masalah. Sebagai contoh, petugas bisa membantu calon penerima vaksin yang status vaksinasi dosis 1 dan 2 belum tercatat dalam aplikasi PCare Vaksinasi lantaran belum memiliki NIK. Dalam hal ini, petugas akan koordinasi dengan Dukcapil.

Meja Penyuntikan

1. Skrining
Menggunakan format skrining vaksinasi dosis lanjutan. 

2. Vaksinasi
Peserta yang sudah lolos skrining akan disuntik oleh vaksinator sesuai dengan kombinasi jenis vaksin yang telah ditetapkan.

Meja Pencatatan dan Observasi

1. Petugas memasukkan data dari kertas kendali ke dalam aplikasi PCare Vaksinasi.

2. Sasaran diminta menunggu untuk dilakukan observasi selama 15 menit.

3. Petugas mengisi kartu vaksinasi dan memberikan kepada sasaran sebagai bukti vaksinasi.

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait