Jakarta Perang Lawan Covid, Luhut Buka Kans Berlakukan PPKM Level 3

Pemerintah tak akan mengambil langkah lockdown atau PPKM darurat melawan lonjakan Covid-19 saat ini
Image title
24 Januari 2022, 14:44
ppkm, jakarta, luhut
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Suasana air mancur dan lampu di Area patung saat dipadamkan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (5/6/2021). Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day Pemprov DKI Jakarta memadamkan sejumlah lampu dan penggunaan listrik di sejumlah bangunan ikon Jakarta diantaranya kawasan Monas, Patung Kuda dan Bundaran HI.

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun membuka peluang pembatasan di Jakarta naik ke level 3.

Saat ini Jakarta maupun wilayah aglomerasi Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi masih menerapkan PPKM level 2. Namun, penetapan PPKM level 2 tersebut bakal berakhir pada hari ini.

"Teater perang pandemi yang terjadi di DKI Jakarta menyebabkan asesmen situasi provinsi tersebut bisa mungkin berubah," kata Luhut dalam konferensi pers daring, Senin (24/1).


Pemerintah juga akan memberlakukan wilayah Jakarta sebagai satu kesatuan dengan aglomerasi Jabodetabek. Sedangkan rincian aturan terbaru akan tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan segera keluar.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Koordinator PPKM Jawa-Bali tersebut menegaskan pemerintah tidak berencana menerapkan pembatasan darurat maupun lockdown. Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap taat pada aturan asesmen yang diterbitkan.

Di sisi lain, pemerintah akan terus mendorong capaian vaksinasi Covid-19 dan dosis lanjutan (booster) kepada masyarakat. "Taati setiap kewajiban yang ditetapkan untuk mencegah dampak buruk di kemudian hari," ujar Luhut.

Sebagai informasi, pemerintah mengevaluasi pengaturan PPKM di Jawa-Bali setiap satu minggu. PPKM di kabupaten/kota akan ditentukan pada level 1-4 sesuai dengan indikator penilaian.

Adapun, indikator yang dinilai meliputi jumlah kasus corona, angka kematian, kesembuhan, kinerja pengetesan, dan penelusuran kasus kontak erat. Kemudian, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit hingga capaian vaksinasi Covid-19.

Selain itu, kasus corona di Indonesia sudah didominasi oleh transmisi lokal. Sedangkan, kasus Covid-19 pada pelaku perjalanan luar negeri telah berada di bawah 10% dari total kasus nasional.

 

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait