Jokowi Hubungi Kanselir Jerman hingga Sekjen PBB Bahas Rusia-Ukraina

Ameidyo Daud Nasution
29 April 2022, 18:04
jokowi, g20, rusia, ukraina
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/POOL/rwa.
Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (17/2/2022).

Persoalan antara Rusia dan Ukraina menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Jokowi berkomunikasi dengan sejumlah pemimpin dunia membahas konflik di Eropa Timur tersebut.

Jokowi mengatakan pembicaraan ini dalam kapasitas Indonesia sebagai Presidensi G20. Selain konflik, ia juga membicarakan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, November mendatang.

"Selama dua bulan terakhir, saya telah berkomunikasi dengan pemimpin-pemimpin negara lain," kata Jokowi dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (29/4).

Jokowi telah berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz pada 7 Maret lalu. Sehari kemudian, ia berdiskusi dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

Pada 16 Maret, mantan Wali Kota Solo itu berbicara dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Enam hari kemudian, Jokowi menggelar pembicaraan dengan Presiden Prancis. Di hari terakhir Maret, ia sempat berdiskusi dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte.

Pada tanggal 12 April, Jokowi berbincang dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres. Sedangkan pada 27 April, Presiden berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Berselang  sehari kemudian, Jokowi berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa. Putin mengabari Jokowi kondisi terakhir termasuk proses negosiasi Rusia dan Ukraina. 

"Saya tekankan pentingnya perang diakhiri dan solusi damai dikedepankan," kata Jokowi.

Adapun Zelenskyy  sempat meminta bantuan senjata dari Indonesia, namun ditolak oleh Jokowi.  Presiden mengatakan konstitusi dan prinsip luar negeri RI melarang bantuan senjata ke negara lain.  "Namun kami siap memberikan bantuan kemanusiaan," kata Jokowi.

 

Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 November 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait