Jokowi Naik Kereta Selama 12 Jam dari Polandia Menuju Ukraina

Jokowi telah mendiskusikan isu Ukraina dan Rusia dengan sejumlah pemimpin negara-negara G7.
Ameidyo Daud Nasution
28 Juni 2022, 18:27
jokowi, ukraina, rusia
ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev/Handout/sgd/aww.
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron (tengah) dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022).

Presiden Joko Widodo telah usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman. Jokowi langsung bertolak menuju Ukraina dengan transit di Polandia terlebih dulu.

Jokowi terbang dengan pesawat Garuda dari Bandara Internasional Munich menuju Polandia. Setelah itu, Presiden akan menumpangi kereta api selama 12 jam menuju Kyiv, Ukraina.

 

Hal tersebut diketahui dari unggahan Instagram Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Dalam foto yang diunggahnya, Pramono sedang berdiskusi dengan Jokowi di pesawat menuju Polandia. 

Advertisement

"Presiden Jokowi akan bertemu dengan Presiden (Volodymyr) Zelensky dan Presiden (Vladimir) Putin untuk menjalankan misi perdamaian," kata Pramono di akun Instagramnya, Selasa (28/6).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Pramono Anung W (@pramonoanungw)

 

Jokowi mengatakan perjalanannya kali ini membawa misi perdamaian di Ukraina dan mencari solusi menghadapi krisis pangan. Mantan Wali Kota Solo itu akan mengajak Zelensky untuk membuka dialog perdamaian.

Setelah itu Jokowi akan datang ke Moskow dan bertemu Putin. Misinya tetap sama, mengajak kedua negara berdialog demi menghentikan perang yang berkecamuk sejak Februari 2022 tersebut.

"Perang harus dihentikan karena yang berkaitan rantai pasok pangan harus aktif lagi," kata Presiden dalam konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (26/6).

Isu Ukraina juga menjadi pembahasan Jokowi dengan beberapa pemimpin negara-negara G7, salah satunya Presiden Prancis Emmanuel Macron.  Jokowi sempat memberikan apresiasi atas usaha Macron untuk mewujudkan perdamaian di Ukraina. 

 

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait