Jokowi Resmikan Revitalisasi Stasiun Manggarai, Jumlah Jalur Jadi 14

Andi M. Arief
26 Desember 2022, 12:58
jokowi, stasiun manggarai, kereta
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo meresmikan revitalisasi Stasiun Manggarai di Jakarta, Senin (26/12). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden.

Presiden Joko Widodo hari ini meresmikan revitalisasi Stasiun Manggarai tahap I. Pengembangan yang dilakukan adalah menambah jumlah jalur kereta api menjadi 14 jalur dari sebelumnya 7 jalur.

Jokowi mengatakan revitalisasi tersebut akan menjadikan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral pertama di dalam negeri. Sebagai informasi, alasan pemilihan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral adalah lokasinya yang strategis.

Jokowi mengatakan revitalisasi penting untuk meningkatkan frekuensi dan waktu tunggu antar kereta yang singgah. Hal tersebut penting lantaran Stasiun Manggarai merupakan stasiun dengan lalu lintas kereta tersibuk di dalam negeri.

"Konektivitas, mobilitas, dan aktivitas masyarakat akan semakin lancar dan efisien. Dengan demikian, masyarakat akan semakin senang menggunakan transportasi massal," kata Presiden Jokowi di Stasiun Manggarai, Senin (26/12).

Jokowi mengatakan Stasiun Manggarai merupakan titik integrasi kereta jarak jauh, kereta commuter line, ojek daring, light rapid transport (LRT), Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), dan kereta bandara.

Presiden Jokowi mengatakan revitalisasi Stasiun Manggarai masih berlangsung. Seluruh konstruksi diperkirakan baru akan rampung secepatnya pada 2024 atau selambatnya 2025.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan lamanya masa konstruksi disebabkan oleh operasional di Stasiun Manggarai yang tidak bisa dihentikan. Alhasil, waktu pengerjaan revitalisasi tersebut hanya ada pada jam tertentu dan sangat terbatas.

"Hanya 4 jam waktu kerja kita, itu tidak panjang dan dilakukan tengah malam," kata Jokowi.

POPULASI PENDUDUK DUNIA DIPREDIKSI CAPAI DELAPAN MILIAR
POPULASI PENDUDUK DUNIA DIPREDIKSI CAPAI DELAPAN MILIAR (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.)

 

Stasiun Manggarai merupakan stasiun tersibuk yang melayani lebih dari 20.000 penumpang dan 616 perjalanan KRL setiap hari sebelum pandemi. Saat ini Manggarai menjadi stasiun hub untuk tujuh persimpangan jalur kereta api.  

Tujuh persimpangan yang harus melalui Manggarai yakni rute menuju Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, menuju arah ke Bogor, arah ke depo KRL Bukit Duri, arah ke Pusat Gudang Persediaan, serta mengarah ke Balai Yasa Manggarai.

Dengan tingginya lalu lintas kereta api dan untuk mengurai bottleneck, Stasiun Manggarai akan memiliki 18 jalur aktif saat beroperasi penuh. Keseluruhan jalur tersebut akan melayani kereta api (KA) jarak jauh, KRL Jabodetabek, serta KA Bandara.

Nantinya, sebanyak 8 jalur dari 18 jalur tersebut akan terletak pada lantai dasar (at grade). Sisanya, 10 jalur layang berada di lantai dua dan lantai 1 difungsikan sebagai concourse atau tempat lalu lalang di stasiun.

"Pada tahap pengembangan akhir nanti, Stasiun Manggarai juga akan dilengkapi 14 lift dan 14 escalator untuk menunjang pergerakan penumpang," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri dalam keterangan resmi, Kamis (9/6).

 

Reporter: Andi M. Arief
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait