IHSG Berpotensi Lanjut di Zona Merah, Berikut Saham Pilihan Analis

Muramnya kondisi pasar global maupun regional akan membayangi pergerakan IHSG hari ini.
Patricia Yashinta Desy Abigail
29 September 2022, 07:12
ihsg, bursa, saham
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022). I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi masih melemah pada perdagangan hari Kamis (29/9). Indeks diperkirakan akan bergerak di rentang 6.998-7.236

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya mengatakan pola gerak IHSG menjelang akhir kuartal ketiga masih berada dalam rentang konsolidasi wajar. Pergerakan pasar global maupun regional terlihat masih membayangi pergerakan IHSG hari ini.

Selain itu minimnya sentimen yang dapat mendorong kenaikan IHSG dikarenakan masih terjadinya perlambatan ekonomi. “Hari ini IHSG berpotensi melemah,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu malam (28/9).

William merekomendasikan saham Bank Central Asia (BBCA), Gudang Garam (GGRM), dan Bank Negara Indonesia (BBNI). Kemudian Telkom Indonesia (TLKM), Unilever Indonesia (UNVR), Bumi Serpong Damai (BSDE), dan Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia (LSIP)

Advertisement

Sedangkan Analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova memprediksi, level support IHSG di 7.026, 6.970, dan 6.872 pada hari ini. Sedangkan level resistance berada di 7.198, 7.250, dan 7.300 berdasarkan indikator MACD dalam momentum bearish.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Grafik:

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Sedangkan pergerakan IHSG pada Rabu (28/9) berakhir melemah 0,5% ke level 7.077. Data perdagangan menunjukkan, nilai transaksi saham kemarin tercatat mencapai Rp 12,440 triliun dengan volume 23,253 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1.216,284 juta kali.

Tercatat sebanyak 391 saham bergerak melemah, 147 saham lainnya di zona hijau dan 148 saham tak bergerak. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar IHSG menjadi Rp 9.320.697 triliun.

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait