Target lifting minyak tahun ini di APBN 2017 yakni 815.000 barel per hari. Sementara target lifting gas tahun ini ditargetkan hanya 1.150 ribu barel setara minyak per hari (mboepd).

Berdasarkan data SKK Migas, lifting minyak hingga kuartal I tahun ini baru mencapai 787.800 bph.  Sedangkan, capaian lifting gas pada kuartal pertama 2017 sebesar 6.503 juta kaki kubik per hari (mmscd).

Sekretaris SKK Migas Budi Agustiono mengatakan, realisasi lifting minyak kuartal I ini menurun akibat faktor gangguan cuaca, khususnya di perairan laut Jawa Timur. Alhasil, kegiatan lifting di fasilitas FSO Gagak Rimang tidak bisa beroperasi secara maksimal.

(Baca: Produksi Minyak Blok Cepu Turun 75 Persen)

Demi menghindari kepenuhan tangki atau top tank pada FSO Gagak Rimang,  produksi minyak di Blok Cepu pun dikurangi dari 200 ribu bph menjadi hanya 50 ribu bph selama satu pekan. ''Penyebab lifting turun itu akibat cuaca buruk, lifting terganggu sehingga (kapal) tanker sulit merapat ke fasilitas,'' kata Budi dalam pertemuan dengan wartawan di Cilegon, Jawa Barat, Jumat (6/4). 

Halaman: