Pemerintah Diminta Percepat Tiga Proyek Migas

www.skkmigas.go.id
www.skkmigas.co.id
Penulis:
Editor: Arsip
15/10/2014, 10.50 WIB

KATADATA ? Pemerintah harue mempercepat pengerjaan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD), Masela, dan Train-3 Tangguh untuk menaikkan produksi migas nasional. Ketiga proyek tersebut berpotensi menaikkan investasi migas nasional hingga 150 persen dari US$ 20 miliar-US$ 30 miliar per tahun menjadi US$ 50 miliar.

Ketua Indonesia Petroleum Association Lukman Mahfoedz mengatakan, harus ada gebrakan yang out of the box thinking untuk mempercepat investasi migas tersebut. ?Hal ini termasuk perlu adanya upaya untuk mengatasi kriminalisasi proyek migas dan menyelesaikan masalah perpajakan yang membebani,? kata dia seperti dikutip Investor Daily, Rabu (15/10).

Deputi Pengendalian Komersial SKK Migas Widhyawan Prawiraatmadja mengatakan, proyek IDD belum bisa mencapai tahap penyelesaian investasi karena ada masalah yang berlarut-larut. Proyek tersebut bisa dipercepat kalau kepentingan-kepentingan lain dan perburuan rente hilang.

IDD merupakan proyek yang dikembangkan Chevron Indonesia Company, Train-3 Kilang Tangguh oleh BP Berau Limited, dan pengembangan Lapangan Abadi di Blok Masela oleh Inpex Corporation. 

Reporter: Redaksi